oleh

Inneke Koesherawati Menangis Usai Diperiksa KPK

JAKARTA, faktapers.id – Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan menangkap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen pada Jumat (20/7/2018) malam. Mantan bom seks Inneke Koesherawati turut diamankan.

Selain itu, tim KPK juga mengamankan lima orang lain yang diduga turut serta dan mengetahui ihwal adanya perkara dugaan suap menyuap tersebut, yaitu Fahmi Darmawansyah (terpidana kasus korupsi proyek satelit monitoring di Bakamla/suami Inneke Koesherawati),  Andri (napi tipikor), Hendri (driver), dan Dian Anggraini.

Wahid diduga menerima sejumlah uang suap dari Fahmi dan Napi korupsi lain terkait pemberian fasilitas, pemberian perizinan, maupun pemberian lainnya di Lapas Sukamiskin.

“Setelah melakukan pemeriksaan dan dilanjutkan gelar perkara dalam waktu 1×24 jam, disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji oleh penyelenggara megara dengan maksud supaya penyelenggara negara tersebut berbuat terkait dengan pemberian fasilitas, pemberian perizinan, ataupun pemberian lainnya di LP Klas 1 Sukamiskin,” ungkap Wakil Ketua KPK Laode M Syarief dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (21/7/2018).

Sebagai pihak penerima, Wahid Husein dan Henry Saputra disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 128 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sedangkan Fahmi dan Andi Rahmat sebagai pihak pemberi disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Inneke Menangis Usai Diperiksa

Terkait keberadaan Inneke, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, status artis cantik itu hingga saat ini masih sebagai saksi.

“Sementara Inneke masih saksi,” ujar Saut, di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (21/7).

Inneke sendiri telah diperiksa pihak KPK selama hampir 22 jam. Inneke yang keluar dengan mengenakan baju biru, jaket hijau, dipadu kerudung hijau bermotif bunga, enggan berkomentar apa pun saat dicecar pertanyaan olek awak media.

Inneke malah menangis sesenggukan menghadapi pertanyaan bertubi-tubi yang dilontarkan wartawan. fp03

 

 

 

Komentar

News Feed