Sabtu, Februari 27, 2021
Beranda Jadi Komisaris Angkasa Pura I, Ali Mochtar Ngabalin Dituding Cuma Dapat Hadiah...
Array

Jadi Komisaris Angkasa Pura I, Ali Mochtar Ngabalin Dituding Cuma Dapat Hadiah dari Jokowi

JAKARTA, FAKTAPERS – Kementerian BUMN mengumumkan perubahan susunan Komisaris PT Angkasa Pura I (Persero).Dalam perubahan tersebut, tiga nama baru muncul menduduki posisi Komisaris, yaitu Djoko Sasono, Tri Budi Satriyo, dan Ali Mochtar Ngabalin. Ketiganya menggantikan tiga pejabat komisaris sebelumnya.

Dari ketiga nama itu hanya pengangkatan Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin yang mengundang gunjingan miring. Pria yang hobi memakai sorban itu diangkat menjadi Anggota Dewan Komisaris menggantikan Selby Nugraha Rahman.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai pengangkatan Ngabalin sebagai Komisaris Angkasa Pura I sebagai bentuk hadiah. Sebab selama ini Ngabalin selalu membela Presiden Joko Widodo.

“Iya mungkin ini hadiah. Saya kira tepatlah istilah itu,” kata Fadli di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (19/7/2018).

Fadli menyebut pemerintah selama ini memang memberikan jabatan-jabatan profesional ke pihak yang tidak mempunyai kompetensi di bidangnya, sehingga BUMN itu menjadi sapi perahan saja .

“BUMN menjadi tempat penampungan bagi tim sukses, eks tim sukses. Harusnya lebih banyak orang-orang profesional di bidangnya,” ujar Fadli.

Hal senada diutarakan  Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean. Menurutnya  Ali tak punya kompetensi menjabat Komisaris AP I. “Satu-satunya menurut saya faktor dan alasan Ali jadi komisaris adalah kedekatan dengan Jokowi. Sementara saya meragukan dari sisi kapasitas dan kapabilitasnya di sektor ini,” kata Ferdinand.

Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay juga meragukan kompetensi Ngabalin di bidang baru itu.”Nah, Ngabalin ini kira-kira punya kapasitas nggak dalam bidang pengelolaan bandar udara? Atau setidaknya, ada pengalaman nggak? Kalau tidak, lalu apa landasannya menunjuk yang bersangkutan jadi komisaris di situ?” kata Saleh, Kamis (19/7/2018).

Saleh menyebut pengangkatan Ngabalin memang didasari kedekatan dengan kekuasaan.”Kalau begini pola rekrutmennya, bukan komisarisnya yang berkontribusi bagi pengembangan BUMN-nya, tetapi BUMN-lah yang berkontribusi bagi komisarisnya,” sebut Saleh.

Ngabalin sendiri seolah cuek dengan suara-suara sumbang yang menghantamnya.Dia mengaku bersyukur dengan jabatan tersebut.”Tentu saya merasa berterima kasih. Tentu saya merasa bersyukur kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa karena pemerintah dalam hal ini Ibu Menteri BUMN bisa memberikan kepercayaan kepada saya. Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih,” kata Ngabalin, Kamis (19/7/2017).

Ngabalin mengaku tidak ada pertemuan khusus dengan Rini terkait jabatan barunya itu. Dia menyadari penunjukan dirinya menjadi Komisaris AP I tersebut memang domain Rini.Apalagi proses pengangkatan dirinya sebagai Komisaris AP I sudah berlangsung sebelum dirinya bertugas di KSP. fp01

Most Popular

Recent Comments