Kamis, Maret 4, 2021
Beranda Kampung Markisa, Kampung Wisata Baru Bertemakan Asian Games
Array

Kampung Markisa, Kampung Wisata Baru Bertemakan Asian Games

TANGERANG, faktapers.id – Kota Tangerang makin kaya dengan keragaman destinasi wisata baru. Setelah sebelumnya ada Kampung Bekelir, Kampung Grenpul, Kampung Batik, Kampung Piala Dunia, kini ada Kampung Markisa yang menawarkan wisata edukasi yang menyenangkan.

Kampung Markisa di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci ini baru saja diresmikan Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah bersamaan dengan Kampung Asian Games di Kelurahan Gerendeng, Sabtu (21/72018) pekan kemarin.

Kampung Markisa menawarkan destinasi wisata edukasi yang lumayan lengkap, selain ada wisata kuliner seperti Miredagi (Mie Rebus dan Ginseng), wisatawan juga bisa melihat berbagai mural dan rumah warga yang bercat warna-warni yang tentunya sangat instragramable. Pengunjung juga bisa belanja miniatur land mark Kota Tangerang.

“Ini kan lokasinya dekat dengan destinasi wisata lain di kota Tangerang seperti Jembatan Berendeng dan Kali Cisadane. Jadi nanti habis dari sana bisa jalan-jalan ke sini, beli tanaman hidroponik di Kampung Markisa,” tutur Arief saat peresmian Kampung Markisa.

Arief merasa terkesan dengan semangat masyarakat Kampung Markisa yang telah bergotong royong menyulap dan mempercantik permukimannya yang dulunya kumuh menjadi Kampung Wisata. Dia berharap hal tersebut bisa menginspirasi buat kampung-kampung yang lain.

“Sehingga kampung-kampung yang lain kehidupannya bisa lebih tertata, lebih sehat dan lebih bersih dan kehidupan sosialnya lebih meningkat,” tutur Arief.

Arief pun berharap keberadaan Kampung Markisa bisa meningkatkan kesejahteraan warga masyarakatnya.

“Saya berharap nanti juga punya produk unggulan dan kalau bisa dibikin oleh-oleh khas Kampung Markisa,” pesan Arief.

Terkait pelaksanaan Asian Games 2018 yang dilaksanakan di Jakarta dan Palembang, Wali Kota juga siap memanfaatkan momentum tersebut untuk mengomtimalkan kunjungan wisata ke kota Tangerang.

“Sebenarnya kota Tangerang menjadi destinasi pertama Asia Games karena semua delegasi turun di Bandara Soekarno Hatta,” papar Arief.

“Makanya nanti kita akan siapkan bus-bus shutle untuk memgantarkan atlet dari berbagai negara untuk berkunjung ke destinasi wisata di Kota Tangerang,” sambungnya.

Kampung Markisa juga mencoba membawa atmosfer Asian Games tahun 2018. Tak heran bila banyak mural yang merepresentasikan semangat Asian Games. Bahkan rumah warga pun banyak yang berhiaskan pernak-pernik Asian Games.

“Jadi ini luar biasa semangat masyarakat ikut menyemangati Indonesia yang menjadì tuan rumah Asian Games setelah 50 tahun,” terangnya.

 

Bukti Keberhasilan Pemkot

Kampung Markisa menjadi bukti keberhasilan Pemkot dalam membangun kemandirian warga. Berbagai kelompok masyarakat dengan sukarela dan mandiri menata lingkungannya agar lebih bersih dan sehat.

Bahkan beberapa di antaranya telah berubah dari lingkungan yang semula kumuh dan rentan banjir menjadi sebuah kawasan permukiman yang tidak hanya sehat dan bersih namun juga menarik untuk dikunjungi, sehingga tidak mengherankan bila kampung-kampung sehat tersebut kini juga telah bertransformasi menjadi sebuah kampung wisata yang menawarkan berbagai keunikan.

Semuanya itu berawal dari program Kampung PHBS, program Pemkot Tangerang yang bertujuan untuk memacu kemandirian masyarakat dalam mewujudkan permukiman yang lebih bersih dan sehat, dari program tersebut kemudian muncullah berbagai inovasi dari warga yang secara sukarela memperindah kampung tempat tinggalnya menjadi lebih menarik.

Dimulai dari Kampung Bekelir di Babakan yang menjelma sebagai permukinan unik dengan warna-warni cat yang menghias rumah dan juga berbagai mural unik yang menjadi destinasi wisata baru di kota Tangerang, kemudian juga Kampung Batik di Larangan yang menjadikan batik sebagai identitas utama.

Selanjutnya ada Kampung Piala Dunia yang ada di Kampung Dumpit Jatiuwung yang menyajikan mural dan rumah warga yang bercat warna-warni dengan tema Piala Dunia. Belum lagi Kampung Grenpul di Gerendeng yang terkenal akan penghijauannya.

Kini giliran warga RT 01 RW 02 Kelurahan Pasar Baru yang secara sukarela mengubah kampung yang dulunya terlihat kumuh dan banjir menjadi sebuah permukinan yang menawarkan pengalaman wisata penuh edukasi dan menyenangkan bagi masyarakat yang berkunjung.

Selain berbagai mural dan cat warna-warni yang menghias rumah dan jalanan, Kampung Markisa juga menawarkan suasana permukiman yang sejuk oleh berbagai tanaman yang ditanam dengan memanfaatkan berbagai barang bekas yang ada. Bahkan warga juga membangun taman secara mandiri dengan memanfaatkan lahan yang dulunya rawa, disulap menjadi taman bermain dan tambak ikan yang bisa menambah pendapatan mereka.

Menurut Lurah Pasar Baru Yudi Pradana, Kampoeng Markisa merupakan pengembangan dari lokasi PHBS yang disulap jadi kampung wisata. Sejak bulan April lalu, pengunjungnya semakin meningkat dan menjadi percontohan bagi daerah lain.

“Kami bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Genpi Kota Tangerang untuk mengembangkan lokasi wisata tematik dan pasar destinasi digital,” kata Yudi.

Untuk semakin menarik minat wisatawan, rencananya di Kampung Markisa ini, tiap malam Minggu akan digelar festifal kuliner malam hari.

Kegiatan ini untuk mendorong ekonomi kreatif masyarakat lokal dengan sajian-sajian kulinernya yang khas, serta memperkenalkan wisata baru di Karawaci. ●fp01

Most Popular

Recent Comments