Jumat, Mei 7, 2021
BerandaKemarau, Kali di Jakbar Mulai Dangkal
Array

Kemarau, Kali di Jakbar Mulai Dangkal

Jakarta, Fakta Pers – Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Efendi mengeluh akibat beberapa kali di wilayah kerjanya mengalami pendangkalan. Terkait itu, Rustam mengaku telah menyurati Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk berkoordinasi melaksanakan pengerukan.

Dikatakannya, apabila pengerukan itu tidak terlaksana, maka akan mengundang musibah banjir di wilayah jakbar.

“Saya akan panggil Sudin Sumber Daya Air, saya akan minta mereka membantu pengerukan,” tandas Rustam, sembari menambahkan Pemkot Jakbar harus gerak cepat sebelum musim penghujan tiba.

Berdasarkan pengamatan Harian Fakta Pers, beberapa kali di wilayah Jakbar telah ‘melahirkan’ daratan yang dipenuhi rumput dan gulma air. Seperti terlihat di Cengkareng Drain dan Kali Mokervart, terlihat sisi kanan-kirinya dipenuhi daratan berumput. Daratan-daratan itupun juga bisa berfungsi untuk menahan sheetpile agar tidak ambruk.

Menyikapi itu, Kasudin Sumber Daya Air (SDA) Kota Adm Jakarta Barat, Imron, Selasa (17/7), menjelaskan kepada Harian Fakta Pers, bahwa terkait kondisi kali-kali yang mengalami pendangkalan, diakibatkan debit air yang kurang pada musim kemarau.

Imron menambahkan, untuk kali-kali di Jakbar sebagian ada yang menjadi tanggung jawab Ditjen SDA Kementerian PUPR, dan hal itu telah diusulkan Sudin SDA Jakbar kepada Dinas agar segera dilakukan pengurukan, baik yang menjadi tanggung jawab bidang di Dinas SDA DKI maupun Ditjen SDA Kementerian PUPR.

“Kalau ditanya tugas Sudin SDA Jakbar, fokus Sudin melakukan pengerukan di saluran-saluran PHB dengan menggunakan alat atau dengan PHL pasukan biru kita,” ujar Imron.

Imron memaparkan bahwa kali yang sudah dikeruk tahun anggaran 2018 oleh Bidang Aliran Barat Dinas SDA DKI Jakarta, meliputi Kali Grogol komplek hankam lanjutan dari jalan Sulaiman s/d Jalan Palmerah Barat (Jakbar), dan Kali Mokervart segmen kedoya sampai jembatan gantung.

Kali yang sedang dikeruk, meliputi Kali Sekretaris dari Jalan Patra s/d Jalan Arjuna Utara (Jakbar).

Kali yang akan dikeruk, meliputi Kali Grogol dari Jalan Latumenten s/d Jalan PTB Angke (Jakbar), Kali Sodetan Grogol Sekretaris dari kali grogol (Pintu Air Citra Land) s/d Pesing (Jakbar).

Waduk yang sudah dikeruk tahun anggaran 2018 oleh bidang aliran barat, meliputi Waduk Grogol. Dan waduk yang sedang dikeruk yakni Waduk Tomang Barat.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat Edy Mulyanto, mengatakan, limbah industri yang berdiri di sepanjang Jalan Daan Mogot ikut mencemari Kali Mookevart. Ia menyebut ada beberapa pabrik yang sudah diberikan sanksi administrasi lantaran melanggar pengelolaan limbah.

Sebagian sudah diperiksa, ada juga berdampak air yang warnanya sudah berubah kepekatan.

“Hasilnya kemarin, sudah ada yang diberi sanksi administrasi sebagian. Jumlah pastinya saya lupa. Nanti saya kasih datanya,” kata Edy. fp01

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments