Senin, Maret 8, 2021
Beranda Komisi III DPR “Sungkem” ke Kapolda
Array

Komisi III DPR “Sungkem” ke Kapolda

Jakarta, faktapers.id – Gelaran Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang berhasil menarik semua pihak untuk saling tebar pesona. Tidak terkecuali Komisi III DPR RI, terlihat “sibuk” mengurusi pengamanan gelaran terbesar se-Asia itu ke Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis. Kunjungan Komisi III itu patut dipertanyakan, apakah sekedar kunjungan biasa atau tebar pesona?

Menurut tokoh masyarakat DKI jakarta, Umar Abdul Aziz, Selasa (10/7), Komisi III DPR RI seharusnya berkoordinasi dengan Kapolri bilamana peduli terhadap pengamanan Asian Games 2018. Ungkap Umar, Asian Games yang digelar di Jakarta dan Palembang adalah hajatan nasional, dan terkait pengamanan gelaran adalah tanggungjawab Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

“Tongkat komando pengamanan untuk turnamen internasional sekelas Asian Games ada di tangan Kapolri, bukan Kapolda Metro Jaya. Kemudian, kalau memang peduli terhadap pengamanan Asian Games 2018, seharusnya Komisi III DPR RI panggil Kapolri dan jajarannya untuk hearing atau Rapat Dengar Pendapat (RDP). Lah, ini mereka kunjungi Kapolda Metro mau ngapain?” ujar Umar Abdul Aziz.

Dijelaskannya lagi, “kalau ada teror atau gerakan radikalisme terjadi saat gelaran Asian Games, yang disalahkan siapa? Apakah Idham Azis atau Tito?”

Terkait itu, Umar Abdul Aziz menyarankan kepada Komisi III untuk menjalankan tupoksi sesuai jalurnya.

“Komisi III jangan karena berstatus Wakil Rakyat dan Dewan Terhormat, suka-suka slonong boy, gitu. Hormati tongkat komando di tubuh Polri, ada di tangan Kapolri, bukan di tangan Kapolda,” ungkapnya.

Menyikapi itu, Ketua Umum Ormas Advokasi Rakyat untuk Nusantara (ARUN), Bob Hasan SH MH, selasa (10/7), menjelaskan, bahwa kalaupun Komisi III mengunjungi Polda Metro dalam hal sebagai pengawas, maka hal itu sah-sah saja.

Namun, ungkap Bob, bilamana kunjungan itu lebih kepada hanya berkunjung belaka, maka hal ini merupakan preseden yang buruk bagi tata fungsi legislatif dalam melaksanakan fungsinya.

Bob Hasan juga setuju dengan pendapat tokoh masyarakat DKI jakarta, Umar Abdul Aziz, bahwa seyogyanya Komisi III DPR RI mengundang Kapolri dan jajarannya untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pengamanan Asian Games 2018.

Sanjung Polda Metro

Perlu diketahui, Senin (9/7), Komisi III DPR RI yang diketuai Kahar Muzakir beserta beberapa anggotanya mengunjungi Polda Metro Jaya dalam rangka mengecek kesiapan polisi menyambut Asian Games 2018.

Dari kunjungan itu, Wakil Ketua Komisi lll DPR, Desmond J Mahesa, mengatakan bahwa pihaknya menemukan beberapa catatan kasus, namun hari ini kunjungannya tidak fokus pada hal tersebut, melainkan lebih menekankan masalah kesiapan pengamanan.

“Ada beberapa catatan kasus, tapi tidak fokus. Hari ini lebih kepada faktor keamanan, kami sebagai pimpinan Komisi III sejak awal antisipasi keamanan Asian Games,” sebut Desmond.

“Saya pikir dengan kepemimpinan Pak Idham Azis hari ini jauh lebih smooth, lebih adem, tidak semua kasus ditangani dengan wajah yang sifatnya lebih keras. Sekarang wajah Polda Metro Jaya telah berubah, agak lebih adem dan harus kita apresiasi,” pungkasnya.

Terkait itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis, Selasa (10/7), tidak menanggapi konfirmasi Harian Fakta Pers terkait kedatangan Komisi III DPR RI ke kantornya. Idham juga tidak menjawab ketika ditanya anggaran pengamanan Asian Games 2018 yang dikucurkan untuk Polda Metro Jaya. fp01

Most Popular

Recent Comments