Jumat, Februari 26, 2021
Beranda PDI Perjuangan Cikal Bakal Tumbuhnya Reformasi
Array

PDI Perjuangan Cikal Bakal Tumbuhnya Reformasi

Oleh: Albert Soekanta*

Ketakutan Soeharto terhadap Mega sebagai ketua umum PDI yang akan mengancam kedudukan soeharto pada saat itu, maka dikondisikan PDI terpecah-pecah. Dimana PDI pemerintah dipimpin oleh Suryadi dan PDI yang sah dipimpin oleh Megawati, yang kemudian lahirlah PDI Pro Mega.

Terjadinya kasus 27 Juli 1996 adalah bentuk ketakutan Soeharto dan DPP PDI Pro Mega yang harus dibubarkan paksa. Merupakan penzholiman orde baru/soeharto terhadap Megawati Soekarnoputri.

Kurun waktu peristiwa tersebut digelar mimbar bebas melawan rezim orde baru. Di sini peranan Taufik Kiemas sebagai politus handal mengemas perlawanan nasional terhadap orde baru. Kemudian Peristiwa 27 juli 1996 tersebut melahirkan perlawanan rakyat yang disebut dengan Reformasi. Pada akhirnya di tahun 1998, Soeharto lengser, dan PDI Pro Mega mendeklarasikan diri menjadi PDI Perjuangan. Dan Pada waktu pemilu 1999 PDI (Suryadi) dan PDI Perjuangan ikut pemilu dan PDI Perjuangan pun menjadi pemenang pemilu.

Setelah reformasi keinginan rakyat agar NKRI maju dan rakyat sejahtera belum terwujud. Malah di sisi lain kita melihat kebebasan demokrasi berdampak negatif dengan masuknya kaum kapitalis di ranah politik. Kapitalis menguasai eksekutif dan legislatif, sehingga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia semakin jauh.

Menyebabkan kita dan rakyat Indonesia merindukan adanya pemimpin yang benar-benar cinta NKRI dan rakyat. Sementara itu nun jauh di Solo, muncul seseorang yang tidak berwibawa, tidak ganteng. Dari postur tubuh bukanlah postur sosok pemimpin. Akan tetapi dipilih rakyat Solo menjadi walikota solo dari PDI Perjuangan.

Kita dikejutkan Pilkada Solo ke-2 yang dimenangkan kembali oleh Jokowi dengan perolehan suara 96%. Hal ini benar-benar spektakuler. Rakyatlah yang menghendaki Jokowi kembali memimpin Solo.

Sejak itu para pendiri RPN berharap terus tumbuh pemimpin-peemimpin seperti Jokowi. Bahkan kita berharap pemimpin-pemimpin Nasional dapat mencontoh ketulusan Jokowi yang cintai rakyat.

Fenomena Jokowi terus bergulir dan terus bergulir, sehingga Jokowi dicalonkan jadi Gubernur DKI, dan rakyat memilihnya. Kemudian dicalonkan menjadi Presiden RI, rakyat juga memilihnya. Sehingga saat ini Jokowi menjadi Presiden RI.

Jokowi 2 Periode

Hasil kinerja Jokowi pada periode pertama sangat-sangat memuaskan. Jokowi adalah sosok yang sederhana, jujur, berjiwa Nasionalis dan patriotisme. Kecintaannya terhadap rakyat dan NKRI tidak diragukan lagi. Prestasi jokowi sangat-sangat gemilang dan memenuhi janji-janji politiknya, khususnya kebutuhan hidup rakyat.

Berikut daftar keberhasilan yang telah dicapai oleh pemerintahan Presiden Jokowi:

  1. Membubarkan PETRAL yang bisa hemat anggaran sebesar Rp 250 miliar/hari;
  2. Mencabut subsidi BBM untuk orang menengah dan kaya, sehingga dananya dapat digunakan untuk berbagai hal yang produktif;
  3. Meresmikan pembuatan jalan toll Trans Sumatera tahap I dari Lampung-Palembang-Indralaya;

4.Pembangunan PLTU Batang, Jawa Tengah dengan Kapasitas 2.000 MW yang mangkrak selama empat tahun;

  1. Pengairan Waduk Jatigede, Sumedang yang berfungsi untuk mengendalikan banjir di Indramayu, pengairan sawah sawah di Jawa Barat serta pembangunan PLTA dengan kapasitas 110 MW dan berbagai waduk besar lainnya;

6.Pembangunan jalur LRT jurusan Cibubur-Cawang dan Bekasi Timur-Cawang (info: Kemen PUPR);

  1. Pada Tanggal 21 September 2015, peresmian dioperasikannya Bor Raksasa untuk membuat terowongan dalam tanah guna jalur MRT trayek Lebak Bulus-Kebayoran Baru-Senayan-Bundaran Hotel Indonesia;
  2. Pemerintahan Jokowi menggelontorkan dana sebesar Rp 16 triliun untuk membangun infrastruktur di perbatasan Kalimantan dari Kalimantan Utara sampai Kalimantan Barat;
  3. Pembangunan Pelabuhan Laut dalam di Papua: Sorong, Manokwari, Jayapura dan Merauke, serta infrastruktur pembuatan jalan yang menghubungkan kota-kota di Papua;
  4. Perusahaan Saudi Arabia Aramco akan membangun Kilang Minyak serta Storage BBM di Indonesia senilai Rp 140 triliun yang selama ini pembangunan Kilang Minyak tidak pernah terwujud sejak era Soeharto;
  5. Dengan beroperasinya pada Nopember 2015, unit RFCC (Residual Fluid Catalytic Cracking) di Cilacap Jateng dan Kilang TPPI di Tuban Jatim, maka Import BBM Premium bisa berkurang 30% atau Negara bisa hemat Rp 150 M/hari, atau setara dengan 100 ribu barrel per hari;
  6. Kasus Lumpur Lapindo yang selama 8 tahun tidak selesai di era SBY, oleh Jokowi hanya dalam kurun waktu 8 bulan rampung ganti rugi semuanya diterima warga Sidoardjo;
  7. Komite Explorasi Nasional (KEN) yang dibentuk pemerintah Jokowi pada 12 Juni 2015 telah menemukan cadangan Minyak dan Gas di Indonesia Timur sebesar 5.2 miliar barrell untuk minyak sebanyak 2.7 miliar barrel dan untuk Gas 14TCF Gas;
  8. Pemerintah targetkan pekerjaan Tol Trans Papua dirancang sepanjang 4.320 Km (Sorong-Manokwari-Wamena-Jayapura-Merauke) (Timika-Oksibil) tersambung pada tahun 2018 (info : Men PUPR, Berita Satu TV-14.10.15);
  9. Satu tahun Jokowi memimpin sudah membuat jalan Tol sepanjang 132.35 Km;
  10. Izin investasi untuk para investor yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia di era SBY harus menunggu sampai 2 tahun (536 hari), tetapi di era Jokowi urus Izin Investasi cukup dengan 3 jam;
  11. Kartu Indonesia Sehat, kartu indonesia pintar dan kartu Indonesia sejahtera secara terus-menerus diberikan ke rakyat;
  12. Pemberian sertifikat gratis ke rakyat indonesia secara bertahap, telah jutaan rakyat indonesia menerima sertifikat tanah gratis;
  13. Berhasil merebut Freeport dan Indonesia memiliki saham 51%. Hal ini akan menambah pendapatan negara secara signifikan dan dapat percepatan pembangunan Indonesia untuk kesejahteraan rakyat; dan
  14. Segudang prestasi Jokowi lainnya yang tidak dapat kita sebut satu persatu.

Cawapres Jokowi

Dengan semakin dekat pendaftaran calon Presiden yang dijadwalkan Agustus 2018 ini. Rakyat Indonesia banyak menduga-duga siapa kira-kira pendamping Jokowi berikutnya.

Sudah dapat dipastikan siapapun berkeinginan menjadi wakil presiden mendampingi Jokowi. Tetapi akhir-akhir ini santer terdengar beberapa nama, seperti Jend (Purn) Moeldoko, Mahfud MD, Airlangga, Tuanku Guru Bajang (TGB) dan lainnya.

Kita RPN melihat dari banyak nama tersebut, yang kita harapkan adalah Mahfud MD. Sebabnya tokoh nasional ini tidak diragukan kapasitas dan profesionalisnya. Yang pasti siapapun itu adalah putra terbaik bangsa. Kita Relawan Padamu Negeri (RPN) siap memenangkan Jokowi untuk 2 periode.

Tugas dan Tanggung Jawab RPN se -Indonesia

Kini telah mulai memasuki babak pencalonan Jokowi 2 periode menjadi Presiden RI. Berjalannya waktu para pendiri RPN sepakat mendukung Jokowi periode ke-1 dan periode ke-2. Dan sesuai dengan amanat Rakernas RPN di Lampung tanggal 2 Juni 2018.

RPN akan bekerja keras, gotong royong dan berkorban untuk memenangkan Jokowi yang baik, cinta rakyat dan NKRI. Perinsipnya orang baik wajib hukumnya kita bantu.

Kita anggota RPN se Indonesia wajib hukumnya mendukung penuh dan memenangkan jokowi  2 periode

Kita sesegera mungkin membentuk:

  1. Team DARAT:

Team darat ini dikomandoi oleh pengurus RPN di setiap tingkatan.  Team darat terdiri dari tokoh-tokoh masyarakat di setiap desa.

Ajak dan yakinkan masyarakat bahwa Jokowi adalah pemimpin yang terbaik dan yang mencintai rakyat. Minimal team darat terdiri dari 11 orang setiap desa/RT/RW.

  1. Team UDARA:

Setiap anggota RPN se indonesia diwajibkan memiliki faceboock, dan lainnya sebagai sarana  komunikasi dan mempromosikan hasil kerja Jokowi selama 5 tahun jadi presiden, dan sebagainya. Mari kita warnai Medsos.

  1. Team DAKWAH

Kita di setiap daerah bekerja sama dengan para ulama dan pesantren. Ajak bersama-sama menggelar diskusi-diskusi kecil mengenai Pilpres dan intoleran, dan sebagainya. Dan adakan kegiatan rutin per minggu, dan per bulan.

Mari kita kerahkan tenaga dalam kita untuk memenangkan Jokowi 2 periode. Semuanya untuk kesejahteraan rakyat, untuk kejayaan NKRI dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. ***

Penulis adalah Ketua Umum Relawan Padamu Negeri (RPN)

Most Popular

Recent Comments