Kamis, April 15, 2021
BerandaPetugas Gabungan Razia Rumah Kost Kawasan Tamansari
Array

Petugas Gabungan Razia Rumah Kost Kawasan Tamansari

Jakarta, Fakta Pers -Petugas gabungan dantaranya Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta bersama kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melibatkan 50 personel  merazia indekos pekerja hiburan malam di kawasan Jalan Pangeran Jayakarta, Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (18/7/2018).

Petugsa gabungan  melakukan penggeledahan di dalam indekos ang  dihuni 58 orang penghuni, terdiri atas 24 orang pria dan 34 wanita hingga bagian dalam lemari pakaian. Berhasil  mengamankan 11 penghuni indekos yang positif pengguna narkotika, dimana satu orang langsung diperiksa karena  ditemukan alat hisap sabu dan plastik sabu bekas pakain.

“Ada 11 orang kami amankan, yakni delapan wanita dan tiga pria. Satu wanita menyimpan sabu di dalam tembok, ada pula pil penguat kandungan,” ujar Maria Sorlury, selaku Kepala Bidang Pemberantasan  BNNP DKI Jakarta di lokasi.

Kesemua  wanita yang diamankan itu diketahui sebagai  pekerja di tempat hiburan malam. Pihaknya sengaja merazia kawasan itu karena banyak mendapat laporan dari masyarakat terkait beredarnya narkoba di tempat itu.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Jakarta Barat, Tamo Sijabat, mengatakan, razia akan dilakukan secara berkelanjutan. Razia tidak hanya menyisir atau fokus terhadap narkoba, namun masalah kriminalitas lain.

“Ini (razia) terus dilakukan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan BNNP,” terangnya.

Pantauan di lokasi razia, tampak wajah para penghuni indekos penuh ketakutan dan panik. Terlebih ketika sejumlah anjing K-9 BNN mengendus satu persatu pintu indekos.

Beberapa indekos pekerja hiburan malam itu berada di bangunan rumah toko yang semestinya menjadi tempat berjualan. Rumah kos tersebut rata-rata dihuni oleh perempuan berusia muda. Tetapi terdapat sebagian indekos yang dihuni oleh pria.Lokasinya yang diapit ruko, membuat cahaya matahari tidak banyak masuk. Akibatnya, tembok menjadi lembab dan bau.

Apa yang dilakukan BNNP merazia kawasan itu, karena banyak mendapat laporan dari masyarakat terkait peredaran narkoba di kawasan itu.

“Tidak hanya narkoba saja, di sini PSK (Pekerja Seks Komersial), bahkan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) ada juga,” ungkap  warga sekitar.

Warga pun sangat senang dengan adanya razia itu. Sebab para penghuni indekos tersebut kerap mengganggu kenyamanan warga. Selain berisik saat malam, mereka juga kerap berpakaian seksi saat keluar indekos. fp03

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments