Senin, Maret 8, 2021
Beranda Puskesmas Cilandak Ciptakan Inovasi e-Jiwa.
Array

Puskesmas Cilandak Ciptakan Inovasi e-Jiwa.

JAKARTA, FAKTA PERS – Puskesmas Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, menciptakan inovasi e-Jiwa, yaitu sistem deteksi dini terpadu gangguan mental di masyarakat dengan menggunakan ponsel android yang dilakukan oleh petugas kesehatan di wilayah Kecamatan Cilandak. Dengan e-Jiwa, penderita gangguan mental dapat ditindaklanjuti dengan cepat, terintegrasi dan optimal.

Kepala Puskesmas Kecamatan Cilandak, Luigi, mengatakan selama ini deteksi dini terkait gangguan jiwa dilakukan oleh puskesmas, namun hanya terbatas pada pasien yang datang ke puskesmas. Dengan adanya aplikasi ini, maka petugas puskesmas bisa langsung mendatangi masyarakat untuk dilakukan tes mengenai gangguan kejiwaan.

“Aplikasi ini diutamakan untuk melakukan deteksi dini di luar gedung puskesmas, di mana petugas puskesmas akan menjemput bola dengan cara mendatangi langsung rumah warga dengan Tim KPLDH (Ketuk Pintu Layani dengan Hati), ataupun melalui kegiatan Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu) di masyarakat. Tentunya dengan dukungan lintas sektoral maupun kader kesehatan,” terangnya.

Luigi memaparkan, di dalam sistem aplikasi ini ada tiga kategori warna yang dapat menunjukkan hasil deteksi dini dari pengecekan gangguan kesehatan. Tiga kategori warna tersebut, yakni hijau, kuning, serta merah.

Hijau artinya sehat, pada kategori hijau maka warga akan dilakukan pemeriksaan kembali satu tahun kemudian, dan diharapkan hasil tetap akan Hijau. Kuning artinya border line, maka akan langsung dilakukan konseling di tempat oleh petugas puskesmas lalu warga tersebut akan diperiksa kembali satu bulan kemudian dan diharapkan akan berubah menjadi Hijau, namun bila hasil tetap kuning sebanyak tiga kali berturut-turut maka pasien tersebut berubah kategori menjadi Merah.

Sedangkan Merah artinya warga mempunyai gangguan kejiwaan yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dan mendalam. Maka petugas puskesmas akan langsung mendaftarkan pasien ini ke puskesmas dengan menggunakan pendaftaran online. Di puskesmas akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, mendalam dan menyeluruh, bukan hanya keadaan jiwanya saja namun juga keadaan fisiknya akan diperiksa. Bila Puskesmas tidak dapat menanganinya, maka puskesmas akan merujuk pasien ke rumah sakit rujukan.

“Kami harapkan dengan adanya inovasi ini, maka warga Cilandak bukan hanya sehat secara fisik, namun juga sehat jiwanya,” kata Luigi. fp03

Most Popular

Recent Comments