Senin, Maret 1, 2021
Beranda Tak Kantongi Izin Usaha, V&S Disegel Satpol PP
Array

Tak Kantongi Izin Usaha, V&S Disegel Satpol PP

JAKARTA, faktapers.id – Setelah dilakukan pemeriksaan, terungkap, ternyata tempat hiburan bernama V & S tidak dilengkapi surat izin operasional jenis usahanya atau illegal.

Oleh karena itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan tindakan penyegelan tempat hiburan malam V & S, yang beralamat di Jalan Satria Raya No. 5 Kelurahan Jelambar, Keca­matan Grogol Petamburan, Jumat (20/7/2018) pukul 21.00 WIB.

“Penyegelan tersebut dilakukan karena belum pu­nya izin dan permohonannya hanya griya pijat. Saat kami periksa di lapangan ternya­ta izinnya griya pijat, tapi di lapangan terbukti ada live musik,” ungkap Kepala Sat­pol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat, saat dikonfirmasi, Minggu (22/7/2018).

Ia menegaskan agar tem­pat hiburan punya izin sesuai jenis usahanya.

“Kami minta agar tempat hiburan beroperasi dileng­kapi izin dan jenis usahanya juga harus sesuai izin yang diberikan. Kalau nggak pu­nya izin akan kami segel. Iz­innya griya pijat di lapangan terbukti ada live musik, juga kami segel,” tandas Tamo.

Dikatakannya, penut­upan tempat hiburan malam V & S juga sesuai laporan warga yang menyebutkan bahwa tempat tersebut mengganggu ketertiban umum.

“Ada yang mengadu ke Gubernur untuk menutup V & S. Sehingga tim kami langsung lakukan penyege­lan,” sebut Tamo.

Penutupan V & S, menurut Kasat Satpol PP Jakbar, sam­pai tempat hiburan malam tersebut mendapatkan izin resmi.

Untuk itu anggota Satpol PP kemudian diterjunkan untuk berjaga di area sekitar V & S, untuk mengawasi tem­pat usaha tersebut.

“Kami akan jaga V & S sampai ada surat izin yang diberikan dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP),” pungkas Tamo.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan akan menertibkan tempat-tempat hiburan yang bermasalah dan melanggar peraturan.

Dia tidak mempermas­alahkan jika ada pengusaha hiburan yang risau dengan kebijakannya itu.

“Mereka (pengusaha tempat hiburan) yang me­langgar silakan galau. Mer­eka yang tidak melanggar silakan tenang,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta.  ●fp02

Most Popular

Recent Comments