oleh

Wadir Narkoba Polda Kalbar Terancam Dipecat

JAKARTA. faktapers.id – Polri mencopot jabatan Wakil Direktur Reserse Narkoba (Wadirresnarkoba) Polda Kalimantan Barat, AKBP Hartono, lantaran kedapatan membawa narkoba diduga jenis sabu seberat 23,8 gram di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

“Dicopot dari jabatan Wadirserse Narkoba di Kalimantan Barat,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Brigjen Pol M Iqbal di Polda Metro Jaya, Senin (30/7/2018).

Pencopotan ini dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian melalui Surat Telegram Nomor ST/1855/VII/KEP./2018 yang dikeluarkan pada Sabtu (28/7/2018) dan ditandatangani Asisten Sumber Daya Manusia (SDM) Kapolri Irjen Pol Arief Sulistyanto.

Iqbal menyatakan, Hartono bisa saja dipecat sebagai anggota kepolisian karena telah melanggar kode etik sebagai penegak hukum dengan membawa narkoba. “Bisa jadi dipecat. Akan ada sidang berkali-kali. Prinsipnya tindakan tegas, bisa dipecat dan proses terus berjalan,” sebut Iqbal.

Sebelumnya, Hartono diamankan petugas Aviation Security (Avsec) di Terminal 1 A Bandar Udara (Bandara) Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), di Tangerang, Banten, Sabtu (28/7/2018).  Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.20 WIB.

Saat itu, perwira polisi tersebut akan melakukan penerbangan menggunakan pesawat Lion Air JT 722 dari Bandara Soekarno – Hatta menuju Kendari. Saat dilakukan pemeriksaan badan (body search) di Security Check Point 2 Terminal I A Bandara Soekarno – Hatta, petugas Avsec menemukan satu bungkusan putih yang diduga sabu.

Petugas keamanan bandara langsung menahan pelaku dan menyita barang bukti bubuk putih tersebut. Avsec Bandara Soekarno-Hatta kemudian langsung melaporkan kasus itu ke Polres Bandara Soekarno – Hatta.

Kini AKBP Hartono masih berada diperiksa di Pusat  Pengamanan Internal Divisi Propam Mabes Polri.  fp01

 

 

Komentar

News Feed