Jumat, Maret 5, 2021
Beranda 11 Kendaraan Kebal Aturan Genap Ganjil
Array

11 Kendaraan Kebal Aturan Genap Ganjil

Jakarta, faktapers.id – Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap selama penyelenggaraan Asian Games 2018 disahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam bentuk Peraturan Gubernur No 77 tahun 2018, pada Senin, 6 Agustus 2018, pukul 14:07 WIB.

Dalam Pergub tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap selama penyelenggaraan Asian Games 2018 tersebut berlaku mulai 1 Agustus 2018 dan berakhir 2 September 2018.

Kebijakan itu berlaku tujuh hari dalam seminggu, artinya hari Sabtu, Minggu, dan hari libur.

Beda pada Pergub sebelumnya tentang ganjil genap yang hanya berlaku pada pagi dan petang hari, tapi di Pergub No 77 tahun 2018 ini berlaku sejak pagi hari sampai malam hari.
Ayat 2 Pasal 3 Pergub No 77 tahun 2018 berbunyi: “Pembatasan lalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 diberlakukan setiap harinya mulai pukul 06:00 WIB sampai dengan pukul 21:00 WIB.”

Pergub No 77 tahun 2018 itu berlaku di 13 ruas jalan, yaitu:

  1. Jalan Medan Merdeka Barat.
  2. Jalan MH Thamrin.
  3. Jalan Jenderal Sudirman.
  4. Jalan Sisingamaraja.
  5. Jalan Jenderal Gatot Subroto.
  6. Jalan Jenderal S Parman (sebagian mulai dari Simpang Tomang-Simpang Slipi).
  7. Jalan Jenderal MT Haryono.
  8. Jalan HR Rasuna Said.
  9. Jalan Jenderal DI Panjaitan.
  10. Jalan Jenderal Ahmad Yani.
  11. Jalan Benyamin Sueb (sebagian mulai dari Bundaran Angkasa sd Kupingan Ancol).
  12. Jalan Metro Pondok Indah (sebagian mulai dari simpang Kartini sd simpang Pondok Indah Mall).
  13. Jalan RA Kartini (sebagian mulai dari simpang Ciputat Raya sd simpang Kartini).

Ada perbedaan lainnya di Pergub No 77 tahun 2018. Pasalnya Pergub ini tidak berlaku untuk semua pengendara, ada 11 kendaraan diberikan kebebasan untuk melintasi kawasan Ganjil Genap tanpa terkena kebijakan tersebut.

Kebebasan terhadap mereka untuk melintas di kawasan Ganjil Genap itu diatur dalam Pasal 4, ada berbunyi : “Pembatasan lalulintas sebagaimana dimaksud dalam pasal 1, tidak diberlakukan antara lain kepada…. Sedikitnya ada sembilan pejabat yang tidak terkena kebijakan atau sistem ganjil genap itu.

Tidak Terkena Sistem
Para pejabat tidak kena sistem ganjil genap adalah Presiden, Wakil Presiden, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Ketua Dewan Perwakilan Daerah, Ketua Mahkamah Agung, Ketua Mahkamah Konstitusi, Ketua Komisi Yudisial, dan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan.

Kendaraan Tidak Terkena Sistem Ganjil Genap, yakni:

  1. Kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara RI, yaitu Presiden/Wakil Presiden, Ketua MPR/DPR/DPD, serta Ketua MA/MK/KY/dan BPK.
  2. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara.
  3. Kendaraan dinas operasional berpelat dinas, TNI dan Polri.
  4. Kendaraan atlet dan official yang bertanda khusus (stiker) Asian Games.
  5. Kendaraan pemadam kebakaran dan ambulans.
  6. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas.
  7. Kendaraan angkutan umum (plat kuning).
  8. Kendaraan angkutan barang BBM dan BBG.
  9. Sepeda motor.
  10. Kendaraan yang membawa masyarakat difabel.
  11. Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Polri, seperti kendaraan pengangkut uang (Bank Indonesia, antarbank, pengisian ATM) dengan pengawalan dari Polri

fp01

Most Popular

Recent Comments