Jumat, April 16, 2021
Beranda2.000 Surat Suara akan Dimusnahkan
Array

2.000 Surat Suara akan Dimusnahkan

Jakarta, faktapers.id – Sebanyak 2.000 lembar surat suara pilkada yang dipersiapkan untuk pemilihan ulang, sudah tidak terpakai lagi akan dimusnahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Dikatakan Ketua KPU Tanjungpinang Aswin Nasution, pemusnahan surat suara untuk pemilihan ulang dilaksanakan, Senin (20/8).

“Berbagai pihak yang berkompeten kami undang untuk menyaksikan pemusnahan surat suara untuk pemilihan ulang tersebut. Pemusnahan surat suara itu dilakukan di halaman Kantor KPU Tanjungpinang,” terangnya.

Aswin mengutarakan tidak ada selembar surat suara yang dipergunakan pada Pilkada Tanjungpinang 2018, karena secara umum pelaksanaan pemungutan suara di seluruh tempat pemungutan suara berlangsung secara maksimal.

Jumlah surat suara cadangan sebanyak 2,5 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang mencapai 141.777 orang. Surat suara cadangan tersebut belum lama ini sudah dimusnahkan KPU Tanjungpinang.

“Total surat suara yang diterima KPU Tanjungpinang sebanyak 147.321 lembar,” ucapnya.

Sementara surat suara untuk pemilihan ulang masih utuh, disimpan di tempat yang aman.

“Masih disimpan di tempat yang aman. Nanti kalau sudah bisa dimusnahkan berdasarkan ketentuan yang berlaku, baru kami musnahkan,” ujarnya.

Terkait surat suara yang sudah dicoblos pemilih, Aswin menegaskan surat suara tersebut tidak boleh dimusnahkan. Surat suara itu menjadi dokumen penting hasil penyelenggaraan pilkada.

Berdasarkan hasil pemungutan suara, pasangan nomor urut 1 Syahrul-Rahma berhasil memperoleh suara terbanyak dibanding Lis Darmansyah-Maya Suryanti. KPU Tanjungpinang dan DPRD Tanjungpinang telah menetapkan Syahrul-Rahma sebagai pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang terpilih.

“Jadwal pelantikan Syahrul-Rahma ditetapkan pemerintah pusat,” kata Aswin. fp03

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments