Sabtu, Mei 8, 2021
BerandaAnna Mariana Bertemu KH Ma’ruf Amin Saat Mabid dan Jumroh Aqobah
Array

Anna Mariana Bertemu KH Ma’ruf Amin Saat Mabid dan Jumroh Aqobah

Jakarta, faktapers.id – Pelestari tenun kain songket tradisional Indonesia, dan penggagas kain Songket Betawi, Anna Mariana SH, MBA tak menduga ibadah Hajinya  1439 H di tanah suci bisa bertemu dengan Cawapres  2019 dari pasangan Jokowi, yakni KH Ma’ruf Amin  saat Mabid dan Jumroh Aqobah. Mereka dipertemukan haji bersama.

“Alhamdulillah Mabid dan Jumroh Aqobah bersama Ma’ruf Amin Cawapres Jokowi. Semoga beliau sukses terpilih menjadi Presiden dan Wapres RI yang akan datang 2019-2024.. atas ijin Allah kita di pertemukan Haji bersama .. Aamiin-amin YRA..,,’ demikian ditulis  #annamariana di laman IG  #marsyatenunsongket, satu hari lalu (Jumat, 24/8/2018).

 

Menurut Anna sosok Ma’ruf Amin adalah orang yang tepat menjadi Wapres berpasangan dengan Jokowi di Pilpres 2019, dengan kondisi budaya politik saat ini yang ‘terkotori; dengan politik SARA.

Ia berharap munculnya Ma’ruf Amin menjadi penyejuk bangsa untuk terciptanya kedamaian dan persatuan bangsa dan negara. Dan meyakini dengan izin Allah, Jokowi – KH Ma’ruf Amin terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2019 – 2024.

Anna Mariana

Siapa tidak mengenal sosok Anna Mariana. Di panggung tenun dan songket, namanya cukup menggema. Desainer sekaligus pengacara yang berjuang mengangkat dan melestarikan tenun dan songket dengan mengedepankan edukasi budaya serta cara pembuatan yang masih sangat tradisional.

Di dekade saat ini tenun dan songket tumbuh subur makin digemari masyarakat. Beragam ide kreatif para perancang busana bermunculan. Tak banyak diantaranya yang go internasional, salah satunya hasil karya perancang Anna Mariana. Dengan kreativitas dan kejeliannya, tenun dan songket kembali meroket. Digandrungi anak muda  tak hanya di tanah air, tenun dan songket juga berkibar ke berbagai penjuru dunia.

Lebih dari 30 tahun perempuan asal Solo itu berjuang melestarikan tenun dan songket. Bersama sang suami, Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha, dia telah memiliki jutaan anak didik binaan yang tersebar di seluruh Indonesia. Perempuan kelahiran 1 Januari 1960 itu memang bersungguh-sungguh melakukan pembinaan dan pelatihan pada kaum muda.

Diutarakan Anna, orang luar negeri justru sangat mengapresiasi tenun dan songket, karena prosesnya yang handmade. Orang di luar negeri sudah meninggalkan proses pembuatan fashion dengan cara menenun dengan menggunakan benang dan alat kayu. fp01

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments