Minggu, Mei 16, 2021
BerandaBUMD DKI akan Wujudkan Rusun DP 0
Array

BUMD DKI akan Wujudkan Rusun DP 0

Jakarta, faktapers.id – Tampak warga berbondong-bondong mengunjungi show unit rumah DP 0 rupiah Kelapa Village yang pada tahap pertama dibangun di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, akhir pekan lalu.

Proyek yang dikerjakan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan PD Pembangunan Sarana Jaya tersebut meminta anggaran Rp 1 triliun untuk mewujudkan program rumah susun (rusun) DP Rp 0.

Anggaran ini diminta dalam pembahasan APBD-P di Komisi C DPRD, Senin (13/8/2018).

Direktur Utama Jakarta Propertindo (JakPro), Dwi Wahyu Daryoto, mengungkapkan, pihaknya berencana membangun rusun DP 0 rupiah di dua lokasi yang terintegrasi dengan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD).

“Untuk rumah DP Rp 0 kami minta (PMD/penyertaan modal daerah) sekitar Rp 531 miliar, hanya untuk pembangunan,” katanya.

Menurut Dwi, lokasi pertama di Jalan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Jakpro berencana memadukan hunian dengan depo serta stasiun kereta cepat ringan atau Light Rail Transit (LRT).

Ia memaparkan Jakpro akan membangun total enam menara yang terbagi atas dua kategori. Tiga menara khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan penghasilan di bawah Rp 7 juta per bulan berkapasitas 5.700 unit.

Tiga menara lainnya berkapasitas 4.900 unit bersifat campuran, yakni sebagian untuk MBR dan sebagian untuk masyarakat umum. PMD yang diminta untuk merealisasikan ini sebesar Rp 265 miliar.

Ada juga opsi untuk membuat semua unit ditujukan bagi MBR, tetapi dengan pengajuan PMD yang lebih besar yakni Rp 662 miliar. Kemudian, lanjutnya, lokasi kedua yang dibangun oleh Jakpro berada di Jalan Yos Sudarso, Kebon Bawang, Jakarta Utara.

Ada dua menara dengan total 1.222 unit rusun. Satu menara khusus untuk MBR, dan satu menara lainnya untuk komersial. PMD yang diminta untuk proyek ini sebesar Rp 266 miliar. Sementara PD Sarana Jaya mengajukan Rp 128,6 miliar ditujukan untuk biaya pengembangan awal proyek rumah DP Rp 0 di Kelapa Village.

“Ini untuk biaya pengembangan awal di luar biaya lahan,” kata Direktur Utama PD Sarana Jaya Yoory Pinontoan.

Sarana Jaya juga mengajukan Rp 355 miliar untuk membeli lahan bagi rusun DP Rp 0.

“Lahannya sudah ada lokasinya, tapi kami tidak sampaikan dulu agar harganya tidak naik,” terang Yoory.

Program rusun DP Rp 0 merupakan salah satu program unggulan Gubernur Anies Baswedan. Diklaim proyek percontohan rusun DP Rp 0 tersebut tengah dibangun oleh PD Sarana Jaya di Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Akan tetapi sayangnya hingga saat ini, Pemprov DKI masih belum membuat dasar hukum agar program itu bisa diakses masyarakat. fp01

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments