Kamis, Maret 4, 2021
Beranda Demi Martabat Bangsa dan Mendukung Asian Games 2018, Garda Batalkan Aksi 188
Array

Demi Martabat Bangsa dan Mendukung Asian Games 2018, Garda Batalkan Aksi 188

Jakarta, faktapers.id – Dengan pertimbangan lebih jahu secara cermat, terkait keamanan dan keselamatan masyarakat juga menyangkut nama baik bangsa dan negara. Juga untuk mendukung suksesnya Asian Games ke 16. Berkaitan dengan aspirasi tarif ojek online (ojol) di seluruh Indonesia.

Dengan ini menyatakan aksi demo 188 atau 18 Agustus 2018, bertepatan dengan pembukaan Asian Games 2018 ke-16, akan diundur hingga selesainya Asian Games, dan sesuai kesepakatan nantinya.

Hal ini ditegaskan Presedium Garda (Gerakan Aksi Roda Dua), dimarkas Garda, Sumur Batu, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018).

Kami membuat pernyatan ini tanpa tekanan atau paksaan, tapi semata demi bangsa negara, mengesamping kepentingan kelompok.

“Kami menghimbau semua pihak dai faksi manapun untuk bersikap cermat dan objekti untuk kepentingan bersama,” tegas para presedium.

Penanggung jawab aksi 188 Yohannes Ben, menegaskan tak akan bertanggung jawab bila ada yang tetap berdemo mengatasnamakan Garda.

Presidium Garda wilayah Depok dan Bogor, Theresia mengatakan, pihaknya akan mengundur aksi tersebut. Menurutnya, kepentingan bangsa lebih penting daripada aksi yang akan digelar.

“Kami presidium Garda menjaga bangsa Indonesia dan NKRI. Kami juga mendukung pemerintah dalam menjaga martabat bangsa, kita akan undur Aksi 188 hingga waktu yang telah ditentukan,” sambung Theresa.

Menurut Yohanes sebagai gantinya pihaknya akan melakukan aksi off bid atau mematikan aplikasi pada 18 Agustus.

“Aksi off bid dilakukan sebagai wujud tuntutan pengemudi ojek online kepada aplikator untuk menaikkan tarif pengemudi per kilometer. Kami sudah sepakat melakukan aksi off bid 18 Agustus di seluruh Indonesia karena ini aksi masif yang pasti dilakukan serentak, sedangkan aksi demo 188 kami tunda,” ungkap Yohanes.

Dalam deklarasi Garda ini, dihadiri anggota presidium Garda, perwakilan dari pengemudi Gojek, Grab. Hadir juga Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setyadi.

Terkait tuntutan mereka, penerapan tarif yang dibawah tuntutan, saat ini sangat memukul penghasilan. Apalagi yang sudah berkeluarga. Janji bonus dari aplikator, harus dicapai sesuai poin. Tapi poin sesuai aturan mereka, dinilai mereka sungguh tidak manusiawi. fp03

Most Popular

Recent Comments