Selasa, Maret 9, 2021
Beranda Di RW 14 Kapuk, Seko Jakbar Temukan Jentik Nyamuk
Array

Di RW 14 Kapuk, Seko Jakbar Temukan Jentik Nyamuk

JAKARTA, faktapers.id – Sekretaris Kota (Seko) Jakarta Barat H. Eldi Andi mengutarakan, masyarakat harus lebih intens dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“(Menjaga kebersihan) Itu dilakukan setiap hari, untuk mengantipasi kemungkinan adanya wabah penyakit,” pesan Eldi Andi di Jakarta, beberapa saat lalu.

Menurut Eldi, meski tingkat pengetahuan masyarakat terhadap pemberantasan sarang nyamuk cukup baik, namun masih ditemukan jentik nyamuk di beberapa wadah, seperti akuarium dan alas pot tanaman.

Eldi sendiri sebelumnya menemukan jentik nyamuk saat melakukan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di permukiman warga RW.14 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jumat pekan lalu.

Sementara Kasudis Kesehatan Jakarta Barat, Weningtyas Purnomo Rini, mengatakan Pemkot Jakarta Barat nantinya akan membuat gerakan satu rumah satu jumantik. Itu dilakukan mengingat tingginya kasus DBD di wilayah permukiman RW.14, Kapuk Jakarta Barat.

Terkait penemuan jentik nyamuk, Weningtyas meminta agar kader jumantik mengintensifkan kegiatan PSN dan jumantik mandiri setiap rumah.

“Rumah-rumah yang kedapatan ada jentik nyamuk akan diberikan larvalisasi, dengan memberikan bubuk abate pada tempat yang ada jentiknya,” jelasnya.

Cegah DBD dengan 3M Plus

Dalam penanganan DBD, peran serta masyarakat untuk menekan kasus ini sangat menentukan. Oleh karenanya program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus perlu terus dilakukan secara berkelanjutan sepanjang tahun khususnya pada musim penghujan.

Program PSN yaitu: 1) Menguras, adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain 2) Menutup, yaitu menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya; dan 3) Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah.

Adapun yang dimaksud dengan 3M Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan seperti: 1) Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan; 2) Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk; 3) Menggunakan kelambu saat tidur; 4) Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk; 5) Menanam tanaman pengusir nyamuk, 6) Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah; 7) Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.

PSN perlu ditingkatkan terutama pada musim penghujan dan pancaroba, karena meningkatnya curah hujan dapat meningkatkan tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD, sehingga seringkali menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) terutama pada saat musim penghujan.

Selain PSN 3M Plus, sejak Juni 2015 Kemenkes sudah mengenalkan program 1 rumah 1 Jumantik (juru pemantau jentik) untuk menurunkan angka kematian dan kesakitan akibat Demam Berdarah Dengue. Gerakan ini merupakan salah satu upaya preventif mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD) dari mulai pintu masuk negara sampai ke pintu rumah. ●fp01

Most Popular

Recent Comments