Sabtu, Mei 8, 2021
BerandaFasilitas Mewah di Sukamiskin, Dirjen PAS Diperiksa KPK
Array

Fasilitas Mewah di Sukamiskin, Dirjen PAS Diperiksa KPK

Jakarta, faktapers.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami. Dirjen PAS menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Oleh penyidik Sri mengaku dicecar penyidik soal fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

“Tentang sarana, tentang sarana saja, tentang sarana Sukamiskin,” ungkap Sri di Gedung KPK, Jakarta, belum lama ini.

Namun Sri membantah pemeriksaannya terkait dugaan suap yang diterima oleh mantan Kepala Lapas Sukamiskin, Wahid Husen dari narapidana kasus korupsi proyek di Badan Keamanan Laut (Bakamla), Fahmi Darmawansyah.

Menurutnya hanya dikonfirmasi soal sarana di Lapas Sukamiskin.
Ia bersukukuh tak mengetahui dugaan suap mantan Kepala Lapas Sukamiskin, Wahid Husen.

“Enggak ada, enggak ada pertemuan, saya enggak ada pertemuan dengan yang itu,” ucapnya.

Sri mengklaim saat ini pihaknya tengah melakukan pembenahan terhadap fasilitas mewah yang terdapat di penjara khusus koruptor itu, termasuk kamar-kamar para narapidana.

Selain itu, menurut Sri, pihaknya juga tengah membangun ruang pertemuan untuk menggantikan keberadaan saung yang telah dibongkar.

“Jadi tugas pemerintah untuk merapihkan sarana yang di sana, itu saja yang ditanya kepada saya. Sekarang sedang dibangun untuk ruang kunjungan,” katanya.

Dalam kasus di Sukamiskin tersebut, KPK menetapkan mantan Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husen sebagai tersangka, Fahmi Darmawansyah, Hendry Saputra dan Andri Rahmat, salah satu narapidana disangkakan kasus pidana umum, sebagai tersangka suap.

Wahid diduga menerima suap dari Fahmi terkait jual-beli fasilitas sel dan izin sakit di Lapas Sukamiskin. Suap yang diberikan Fahmi itu berupa uang dan dua unit mobil kepada Wahid lewat Hendry dan Andri.

Dalam kasus ini KPK menyita uang sejumlah Rp279 juta dan US$1.410, serta dua unit mobil, yakni Mitsubishi Triton Exceed dan Mitsubishi Pajero Sport Dakkar. fp01

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments