Selasa, Maret 9, 2021
Beranda Ibrahim Hongkong Pengusaha Sawit Nyambi Bandar Narkoba
Array

Ibrahim Hongkong Pengusaha Sawit Nyambi Bandar Narkoba

Jakarta, faktapers.id – Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong (45), Anggota DPRD Kabupaten Langkat Fraksi Nasdem mengaku melakukan aksi menyelundupkan sabu dari Malaysia ke Indonesia sudah berkali-kali dilakukan.

Demikian disampikan Deputi Pemberantasan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Arman Depari melalui keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (22/8/2018).

Arman menjelaskan, sabu dibawa melalui jalur laut, dan terahir ia bawa sendiri sabu dari Malaysia seberat 55 Kg pada pertengahan bulan Juli yang lalu.

Penangkapan ini dilakukan saat Operasi gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI AL dan Bea Cukai. Awalnya terungkap setelah menggerebek jaringan peredaran gelap narkotika di Aceh dan Pangkalan Susu, Sumatera Utara, pada Minggu (19/8/2018) sekitar pukul 14.30 WIB.

Deputi BNN Pusat Bidang Pemberantasan, Irjen Arman Depari memaparkan penangkapan bermula dari penangkapan kayu berwarna biru di perairan Aceh Timur kawasan Selat Malaka.

“Pada hari Minggu tanggal 19 Agustus 2018 sekira pukul 14.30 WIB, telah dilakukan penangkapan terhadap kapal kayu berwarna biru di perairan Selat Malaka yang dilakukan oleh Operasi Gabugan BNN Bea Cukai dan TNI AL Langsa terkait informasi adanya peredaran gelap narkotika di wilayah Pangkalan Susu Sumatera Utara,” kata Arman Depari.

Setelah pengamanan kapal kayu itu, tim gabungan merazia dan menyisir ke dalam kapal dan menemukan empat orang dengan barang bukti tiga karung goni diduga berisi narkotika sabu sabu.

Selanjutnya menginterogasi empat orang yang diamankan. Hasilnya.! diketahui nama-nama lain yang terlibat dan siapa pemilik sabu sabu.

Pengejaran dan penangkapan dilakukan terhadap Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong (pemilik narkotika) di Pelabuhan Pangkalan Susu, penangkapan juga dilakukan terhadap Rinaldi als Naldi pemilik kapal. Selain iti juga diamankan Ibrahim alias Jampok merupakan kurir dan orang gudang yang menyimpan narkotika. Akhirnya terungkap tujuh tersangka lainnya.

“Dari para pelaku petugas gabungan BNN telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa Kapal kayu berwarna biru, tiga karung goni diduga berisikan narkotika, mobil Fortuner warna Hitam dengan nopol BK 5 IH, uang tunai sejumlah 1.550.000 rupiah, handphone, Kartu ATM, Paspor No. 6019 0045 3176 8511, Kartu Anggota DPRD Kabupaten Langkat atas nama Ibrahim, sim card dan kartu identitas, serta STNK mobil dan motor,” ujar Arman.

Ketua DPD Satuan Tugas Anti Narkoba (SAN) kabupaten Langkat, Hendy Pranata mengaku sudah kenal dengan sosok Ibrahim Hasan.

“Kalau sebagai anggota dewan tentu kenal, namun tidak secara pribadi. Kita terkejut juga, sekaligus tidak menyangka di balik sosok bersih beliau yang santun juga terlibat peredaran narkoba,” kata Hendy.

Diketahui Ibrahim pengusaha sukses. Selain anggota DPRD, Ibrahim Hongkong diketahui warga seorang pengusaha perkebunan yang cukup sukses. Ia memiliki kebun sawit seribuan hektar di Provinsi Aceh.

Ibrahim juga aktif dalam kegiatan kepemudaan di Kabupaten Langkat. Ia dikenal sebagai sosok pemuda yang aktif dalam kegiatan kepemudaan di kabupaten Langkat. Bahkan ia ikut sosialisasi anti narkoba.

Saat ini Ibrahim Hongkong dan 6 tersangka lainnya telah ditahan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Jakarta guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Selain menyita 3 karung berisi 150 kg sabu, BNN juga menyita 6 bungkus narkotika jenis ekstasi warna biru dengan logo daun berjumlah 30 ribu butir.

Selain anggota DPRD masih ikut menjadi Caleg 2019. Ibrahim Hongkong tercatat sebagai Daftar Calon Sementara (DCS) calon anggota legislatif Langkat periode 2019-2024 dengan nomor urut 5 untuk daerah pemilihan Langkat V. Meski begitu dari hasil pemeriksaan kesehatan yang dikeluarkan sebelumnya pada saat pelaporan ke KPUD, Ibrahim dinyatakan bebas narkoba

Arman Depari mengutarakan untuk mengusut tuntas dan mengetahui harta bergerak maupun tidak bergeak milik yang bersangkutan, mulai kemarin team tindak pidana pencucian uang (TPPU) menggeledah rumah dan mencari asset Ibrahim terutama di Aceh dan di Langkat untuk disidik dengan undang undang tindak pidana pencucian uang, kemana aliran dana Ibrahim, kemana mana saja ibrahim mengirimkan uang hasil kejahatan. fp03

Most Popular

Recent Comments