Sabtu, Mei 8, 2021
BerandaKasudin Citata Jakut Lemah Awasi Kinerja Bawahan
Array

Kasudin Citata Jakut Lemah Awasi Kinerja Bawahan

Bangunan Tanpa IMB Menjamur di Tanjung Priok

Jakarta, faktapers.id – Setiap kegiatan membangun yang diadakan oleh setiap badan usaha perorangan maupun perusahaan, diwajibkan memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), karena dapat menarik pemasukan bagi Kas Daerah melalui Retribusi IMB.

Sayangnya, dengan maraknya bangunan tanpa IMB di wilayah Kecamatan Tanjung Priok, retribusi IMB pun tidak terserap maksimal. Hal ini jelas Pemprov DKI sangat dirugikan akibat lemahnya pengawasan dan minimnya penertiban terhadap pelanggaran-pelanggaran itu.

Jalan Swasembada Barat XXIV RT 9/11, Kelurahan Kebon Bawang: bangunan 3 lantai tanpa IMB, jarak bebas tidak ada, melanggar GSB.
Jalan Swasembada Barat XXIV RT 9/11, Kelurahan Kebon Bawang: bangunan 3 lantai tanpa IMB, jarak bebas tidak ada, melanggar GSB.

Dimintai keterangan terkait hal tersebut, Kepala Unit (Kanit) PTSP Kota Administrasi Jakarta Utara mengatakan bahwa pihaknya hanya dapat menunggu masyarakat (pemilik bangunan) yang datang untuk mengajukan izin (IMB).

Menurut Kanit PTSP Jakut, Lamhot Tambunan, terkait bangunan yang tak memiliki IMB, seharusnya bagian pengawasan yang melakukan sosialisasi.

“Kita tidak bisa menghimbau, karena PTSP tidak punya tupoksi (tugas, pokok dan fungsi) untuk menghimbau masyarakat. Kecuali masyarakat datang untuk mengurus izin/legalisasi IMB, tapi tidak kita layani, ya itu kita salah,” ungkap Lamhot.

Sedangkan terkait dugaan adanya IMB bodong/ilegal, bila izinnya dikeluarkan oleh Satlak PTSP Kecamatan, maka pihak PTSP di kota tidak dapat mengecek datanya, karena tidak terkoneksi, sebab fungsi hunian langsung ke Dinas PTSP di DKI Jakarta.

“Kalau yang mengeluarkan izin dari Satlak Kecamatan, kita tidak bisa cek karena fungsi hunian langsung ke Dinas,” pungkasnya.

Jalan Swasembada Timur XXII/Jalan Swadaya Gang VII: bangunan 3 lantai tanpa IMB, jarak bebas tidak ada, melanggar GSB.
Jalan Swasembada Timur XXII/Jalan Swadaya Gang VII: bangunan 3 lantai tanpa IMB, jarak bebas tidak ada, melanggar GSB.

Sementara itu, disambangi ke kantornya, Kepala Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Kota Administrasi Jakut, Kusnadi, untuk meminta keterangan terkait bangunan tanpa IMB, sedang tidak ada di ruangannya.

“Bapak (Kasudin) sedang rapat dengan Pak Walikota. Petugas di Seksi Pengawasan juga sedang ke lapangan,” ujar staf Sudin Citata Jakut, Krisna, Selasa (28/8/2018).

Di tempat terpisah, menurut salah seorang Pengamanan Dalam (Pamdal) Walikota Jakut, mengatakan, bahwa Walikota Jakut juga tidak ada di ruangan.

“Pak Walikota dan stafnya tidak ada, Pak. Yang ada hanya staf Pak Wakil Walikota,” ungkap Pamdal tersebut.
Dihubungi melalui aplikasi WA, Kepala Seksi Pemberitaan Sudin Kominfotik Jakut, Kohar, mengatakan, bahwa Walikota Jakut Syamsuddin Lologau sedang ada acara silahturahmi di Kecamatan Koja.

Jalan Swasembada Barat XVI RT 3/14, Kelurahan Kebon Bawang, milik ibu Haji Fatimah: bangunan 2 setengah lantai tanpa IMB, jarak bebas tidak ada, melanggar GSB.
Jalan Swasembada Barat XVI RT 3/14, Kelurahan Kebon Bawang, milik ibu Haji Fatimah: bangunan 2 setengah lantai tanpa IMB, jarak bebas tidak ada, melanggar GSB.

Menurut Kohar, Walikota didampingi para asisten. Adapun Kasudin yang ikut, namun dirinya tidak tahu karena tidak ikut.

Dari pantauan di lapangan, Harian Fakta Pers menemukan beberapa titik lokasi bangunan yang tidak memiliki IMB, baik bangunan baru maupun yang direnovasi dan bangunan yang tidak sesuai dengan IMB yang dimiliki, dan kerap melanggar Garis Sepadan Bangunan (GSB) serta tidak memperhatikan jarak bebas untuk resapan air.

Sementara itu, kondisi fisik beberapa bangunan tersebut sudah 60 – 90% dibangun, namun belum terlihat ada penindakan dari Pemerintah Kota Administrasi Jakut, melalui jajarannya Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP).

Jalan Bakti No 49 RT 2/14, Kelurahan Kebon Bawang: bangunan 3 lantai tanpa IMB, jarak bebas tidak ada, melanggar GSB.
Jalan Bakti No 49 RT 2/14, Kelurahan Kebon Bawang: bangunan 3 lantai tanpa IMB, jarak bebas tidak ada, melanggar GSB.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat berharap Pemkot Jakut melalui jajarannya segera menindaklanjuti pelanggaran yang jelas terlihat secara terang-benderang itu. kls/fp01

 

 

 

 

Jalan Swasembada Barat XVI RT 2/14, Kelurahan Kebon Bawang: IMB 3 lantai tapi bentuk fisik bangunan 4 lantai, jarak bebas tidak ada, melanggar GSB.

Jalan Swasembada Barat XVI RT 2/14, Kelurahan Kebon Bawang: IMB 3 lantai tapi bentuk fisik bangunan 4 lantai, jarak bebas tidak ada, melanggar GSB.

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments