Kamis, Maret 4, 2021
Beranda Menolak Aksi #2019GantiPresiden
Array

Menolak Aksi #2019GantiPresiden

Jakarta, faktapers.id – Gerakan #2019GantiPresiden yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia mendapat penolakan dari masyarakat dan Polri, karena berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Bahkan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono menyebut aksi itu lebih banyak mudaratnya.

Di Pekanbaru, Jawa Timur dan Kalimantan, aktivis #2019GantiPresiden tak mampu unjuk gigi. Bahkan di Jatim, aksi ini nyaris bentrok dengan massa yang menolak gerakan itu.

Begitu juga di Pekanbaru, salah satu aktivis #2019GantiPresiden, Neno Warisman, yang mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Sabtu (25/8), harus kembali ke Jakarta akibat kendaraannya tertahan oleh massa yang menolak kedatangannya. Massa ingin Provinsi Pekanbaru yang sudah tercipta damai tidak ingin terjadi perselisihan akibat gerakan-gerakan yang dapat memicu perpecahan antar anak bangsa.

Hal yang sama juga terjadi di Surabaya, Ahmad Dhani yang juga kader Partai Gerindra harus dipulangkan ke Jakarta akibat tempat penginapannya dikepung massa yang menolak #2019GantiPresiden.

Dengan banyaknya aksi penolakan itu, telah menjawab bahwa gerakan tersebut dapat menghadirkan ketidaknyamanan di antara anak bangsa.

Pekanbaru
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Minggu (26/8), menjelaskan, bahwa polisi dan TNI menjaga agar jangan terjadi bentrok antara pro dan kontra aksi tersebut.

“Kita menjaga wilayah ini kondusif, kita tentu tidak ingin adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Kombes Pol Sunarto.

Hal itu diungkapkan Sunarto menjawab peristiwa sehari sebelumnya yakni adanya pengadangan massa yang menolak kedatangan Neno Warisman di Bandara Pekanbaru. Kedatangan Neno kabarnya untuk melakukan deklarasi #2019GantiPresiden pada hari itu juga.

Setelah mengetahui Neno dan rombongan telah kembali ke Jakarta, massa pun bubar. Sedangkan aparat kepolisian masih berjaga di gerbang keluar bandara.

Sunarto menjelaskan bahwa Neno dipulangkan setelah melalui negosiasi yang panjang oleh aparat terkait, termasuk pihak otoritas bandara. Sunarto menampik bahwa pemulangan Neno bukan terkait izin deklarasi #2019GantiPresiden dari kepolisian.

Bagi Neno, pengalaman ditolak bukan kali pertama dialaminya. Pada 28 Juli lalu, Neno bersama rombongannya pun diadang massa saat akan menggelar deklarasi tersebut di Batam, Kepulauan Riau.

Kala itu, Neno diadang massa yang menolak kedatangannya di luar Bandara Hang Nadim, Batam. Neno yang tiba di bandara tersebut sekitar pukul 17.00 WIB pun tertahan di sana sebelum akhirnya bisa keluar dari bandara pada dinihari.

Surabaya
Di Kota Surabaya, Jawa Timur, polisi membubarkan aksi #2019GantiPresiden akibat bentrok dengan massa yang menolak aksi.

Minggu (26/8), Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, mengatakan, kepolisian memang tidak memberi izin kegiatan deklarasi yang diinisiatori salah satu musisi sekaligus politikus Partai Gerindra Ahmad Dhani.

Massa yang menolak gerakan ini bahkan sempat mengepung Hotel Majapahit tempat Dhani menginap, hingga akhirnya suami Mulan Jameela ini harus diungsikan ke Bandara Juanda.

Polisi yang membubarkan deklarasi ini serta memisahkan dengan kelompok dari yang menolak gerakan tersebut. Mereka yang anti menyebut gerakan ini bentuk provokasi terhadap kehidupan masyarakat Surabaya yang sudah kondusif dan damai.

Kalbar
Sikap penegasan polri menolak aksi #2019GantiPresiden diungkapkan Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono. Jenderal bintang dua itu dengan tegas menolak aksi tersebut di wilayah hukumnya.

“Hasil analisis dan penilaian kami, dari aspek Kamtibmas kegiatan itu lebih banyak mudaratnya, karena banyak resistensi, banyak yang menentang,” tandas Didi Haryono di Pontianak, Minggu (26/8).

Didi mengatakan tak akan mengeluarkan izin untuk aksi tersebut.

“Jika ada yang menyelenggarakan tanpa izin kepolisian, maka dengan tegas akan dibubarkan,” tegasnya lagi.

Menurut Didi, kondisi keamanan di Kalbar saat ini sangat kondusif, sehingga diharapkan tidak terganggu dengan deklarasi tersebut. Apalagi polisi dan masyarakat saat ini juga tengah berjibaku dengan kebakaran hutan dan lahan.

Didi mengungkapkan hal ini karena gerakan itu mulai memasuki wilayah hukumnya, terbukti ditemukan selebaran yang tersebar terkait kegiatan itu.

“Kemarin ada dari aliansi masyarakat tolak #2019GantiPresiden, yang menyampaikan aspirasinya menolak kegiatan tersebut, sehingga kami tidak memberikan izin untuk kegiatan tersebut,” katanya.

“Karena itu jika ada yang ingin mangadakan kegiatan #2019GantiPresiden, diminta untuk berpikir ulang,” pesan Kapolda. fp01

Most Popular

Recent Comments