Jumat, Maret 5, 2021
Beranda Ngabalin: Emang Nenek Moyangmu Punya UI?
Array

Ngabalin: Emang Nenek Moyangmu Punya UI?

Jakarta, faktapers.id – Ada pihak yang melarang Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menggunakan almamater kampus Universitas Indonesia dalam kegiatan politik.

Ngabalin merasa punya hak berbicara dan membawa embel-embel kampusnya dulu.

Tak terima adanya larangan, Ngabalin pun memprotes. Ia melayangkan pembelaan dalam sebuah catatan.

“Untuk Anda hanyalah alumni-alumni UI post-power syndrome yang menyebutkan Ali Mocthar Ngabalin (AMN) mencatut nama besar dan meminta maaf pada UI karena membawa-bawa Kampus Kuning itu ke ranah politik praktis, pertanyaan singkat: emang nenek moyangmu punya UI?” ujar Ngabalin dalam keterangannya, Senin (13/8/2018).

Ngabalin tak tinggal diam. Ia menyerang pihak-pihak yang melarangnya.

“Apakah Anda saja yang alumni UI dan orang lain nggak boleh mengklaim diri sebagai jebolan UI? Siapa Anda makhluk jenis dan kelamin apa Anda? Kok syirik dan baper banget sih? Sudah bukan zaman dan masanya Anda lagi, Bung,” tegas Ngabalin.

Ngabalin meminta pihak-pihak itu tak merasa masih berkuasa. Pihak-pihak yang melarangnya berbicara, disebut Ngabalin merupakan pihak yang tak setuju Joko Widodo dua periode.

“Jangan post-power syndrome, ngerti nggak? Salam dua jari! Insyaallah Jokowi presiden lagi. Salam dariku bersama para relawan Jokowi: libas kamu yang beringas kebelet mau berkuasa,” ucapnya.

Tekad Ngabalin semakin membara, ia meminta seluruh relawan bekerja keras memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin. Menurutnya yang bisa mengalahkan Jokowi-Ma’ruf hanya dengan cara berita bohong, fitnah, adu domba, ujaran kebencian, dan segala macam bentuk tipu muslihat yang dialamatkan kepada pasangan tersebut.

“Belum lagi berita-berita sesat dan menyesatkan umat dan rakyat di republik ini. Satu-satunya media mereka adalah kecanggihan medsos. Maka, tetaplah kita berteman dengan media mainstream,” pesan Ngabalin.

Kasus ini bermula dari sebelumnya Ngabalin diundang kelompok bernama Komunitas Anak Bangsa. Mereka membikin video pernyataan sikap terkait dukungan pencapresan. Ngabalin-lah yang berbicara.

“Saudara sebangsa dan se tanah air, kami semua alumni UI, masyarakat yang amat terpelajar, kami tergabung dalam Komunitas Anak Bangsa for Jokowi 2 periode. Simbol kami: lanjutkan, lawan, libas! UI for Jokowi!” kata Ngabalin disambut para anggota Komunitas Anak Bangsa di sekitarnya itu, sebagaimana ditayangkan dalam video viral via WhatsApp. fp03

Most Popular

Recent Comments