Senin, Maret 8, 2021
Beranda Parah! Kandidat Wagub Mantan Koruptor
Array

Parah! Kandidat Wagub Mantan Koruptor

Jakarta, faktapers.id – Pasca mengundurkan dirinya Sandiaga Uno sebaga Wakil Gubernur DKI Jakarta, karena menjadi cawapres mendamping Prabowo dalam Pilpres 2019. Nama nama calon pengganti pun bermunculan yang diajukan partai pengusung kemenangan Anies-Sandi pada Pilkada DKI Jakarta tahun lalu, diantaranya partai PKS dan Gerindra.

Sebelumnya PKS bersiap akan menyiapkan nama untuk mengganti posisi Sandiaga Uno di Wagub DKI, Gerindra pun tak ketingagalan mengajukan nama, yang membuat masyarakat kaget ,karena nama M. Taufik yang disodorkan, dengan mengkalim apa yang dilakukan dahulu khilaf. “Kalau yang bersangkutan pernah jadi koruptor, ya mohon dimaafkan. Itu kan khilaf,”

Secara resmi Sandi “dijodohkan” dengan Prabowo Subianto untuk maju sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, secara otomatis partai pengusung Anies Baswedan pada Pilkada DKI Jakarta 2017 berhak untuk mengajukan pengganti posisi Wagub DKI Jakarta.

Terdengar kabar pihak PKS kemungkinan besar akan mengajukan Mardani Ali Sera. Dengan keyakinan PKS bahwa “jatah” wagub akan diberikan kepada pihak mereka. Tapi lain yang terjadi, ternyata pihak Gerindra pengen juga mengajukan nama dari kadernya sendiri, yakni Muhammad Taufik anggota DPRD Jakarta yang sedang bersiap juga untuk maju sebagai calon legislatif pada Pileg tahun depan.

Sudah tak bisa ditutupi, Taufik pernah divonis sebagai narapidana tindak pidana korupsi saat menjabat sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta pada 2004. Saat itu Taufik divonis secara sah dan meyakinkan telah melakukan korupsi pengadaan barang dan alat peraga Pemilu 2004 sampai merugikan negara sebesar Rp488 juta. Meski Taufik terbilang beruntung bisa hanya dipenjara 18 bulan.

Menurut Gerindra, Taufik sudah menjalani masa hukuman atas perilaku korupsinya di masa lalu, dan sudah seharusnya hak-hak politik Taufik juga dihargai. Meski dulu korupsinya pernah ketahuan, Gerindra mengklaim Taufik tidak bakalan mengulangi kesalahan yang sama.

Bahkan Gerindra menyebut Taufik adalah wakil rakyat yang kompeten. “Dia berpengalaman, tahu persis masalah DKI, punya hubungan baik dengan Mas Anies,” kata Andre, anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra.

Masalahnya tidak segampang itu. Tidak mudah bagi masyarakat untuk menerima pemimpin yang pernah tersandung kasus korupsi seperti Taufik. Apalagi yang bersangkutan sudah resmi divonis hakim terbukti melakukan korupsi secara sah dan meyakinkan.

Ketidakterimaan masyarakat semakin besar, setelah beberapa waktu lalu terkual, dan publik tahu secara gamblang bahwa penjara-penjara para koruptor di Lapas Sukamiskin, ternyata didesain seperti hotel berbintang untuk para koruptor.

Cuma pindah alamat rumah saja seperti itu, bagaimana mungkin pelaku koruptor akan jera jika diberi kesempatan untuk memimpin lagi..? fp03

Most Popular

Recent Comments