Sabtu, Februari 27, 2021
Beranda Polisi Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Asrama Airud Cilincing
Array

Polisi Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Asrama Airud Cilincing

JAKARTA, faktapers.id – Anggota Ditpolair Korpo­lairud Baharkam Polri menang­kap seorang seorang pria yang diduga menjadi penyalahguna sekaligus pengedar narkoba je­nis sabu.

Pria berinisial ES (30) itu ditangkap petugas di area parkir Asrama Polairud Cilincing RT 002/07 Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Berawal dari kecurigaan petugas terhadap ES di area parkir. Saat ditanyai petugas, ES menjawab sedang minum, pada­hal petugas tidak menemukan bekas minuman.

Karena curiga, petugas langsung memeriksa ES dan berhasil menemukan alat bukti hisap sabu (bong), timbangan elektrik, pisau lipat, dan sisa bungkus plastik bekas sabu, se­lanjutnya barang-barang tersebut disita.

Dirpolair Korpolairud Ba­harkam Polri, Brigjen Pol Lotha­ria Latif mengatakan penangka­pan tersebut berhasil dilakukan berkat laporan warga sekitar yang resah terhadap aktivitas di area parkir Asrama Polairud yang diduga kerap dijadikan tempat transaksi narkoba.

“Hal tersebut sangat disay­angkan dan sangat memalukan. Asrama Polri seharusnya men­jadi contoh sebagai kawasan bebas narkoba dan mendukung kebijakan pimpinan Polri dalam memberantas narkoba,” ungkap Lotharia kepada Fakta Pers, di Jakarta, Kamis (2/8/2018).

Menurut Lotharia, warga yang tinggal di dalam komplek Asrama Airud adalah anggota Polri aktif dan beberapa Purnaw­irawan Polri beserta keluarga be­sar Polri.

Untuk langkah selanjutnya dalam memberantas narkoba di wilayah Asrama Polairud Cilinc­ing, Lotharia berkomitmen akan mengevaluasi warga yang ting­gal di dalam komplek dengan mendata ulang dan menertibkan semua warga karena disinyalir banyak yang sudah tidak berhak lagi tinggal di dalam asrama.

Sementara itu, untuk mem­pertanggunjawabkan perbuatan­nya, tersangka ES diserahkan ke Polsek Cilincing dan dapat dijer­at Pasal 114 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hu­kuman lima tahun penjara. ●kls

Most Popular

Recent Comments