Minggu, Februari 28, 2021
Beranda Putera Setnov jadi Saksi Kasus Suap Idrus Marham di KPK
Array

Putera Setnov jadi Saksi Kasus Suap Idrus Marham di KPK

Jakarta, faktapers.id – Kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-1 yang kini telah menjerat mantan Menteri Sosial Idrus Marham merambat ke putra mantan Ketua DPR Setya Novanto, Rheza Herwindo. Ia memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan.

Selaku Komisaris PT Skydweller Indonesia Mandiri, Rheza bakal dikorek keterangannya untuk melengkapi berkas penyidikan pemegang saham Blackgold Natural Recourses Limited, Johannes B Kotjo, merupakan salah satu tersangka dalam kasus dugaan suap tersebut.

“Saksi Rheza Herwindo diperiksa untuk tersangka JBK (Johannes B Kotjo),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Selasa (28/8).

Sembari membawa sejumlah dokumen, mengenakan kemeja putih lengan panjang Rheza memilih langsung masuk ke lobi Gedung KPK, tanpa mau memberikan keterangan kepada awak media.

Hingga kini belum diketahui pasti kaitan langsung Rheza dengan dugaan suap yang turut menjerat mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Golkar Eni Maulani Saragih.

Selain Rheza, ada juga Nur Faizah Ernawati selaku ibu rumah tangga. Sama seperti Rheza, turut diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan Kotjo.

Sehari sebelumnya, penyidik KPK telah memeriksa Setya Novanto dalam kasus ini.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu disinyalir tahu mengenai proyek pembangunan PLTU Riau-1 milik PT PLN tersebut. Tetapi usai diperiksa Setnov mengklaim tak tahu soal proyek yang berujung suap itu.

Dalam kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 ini, KPK telah menjerat tiga orang sebagai tersangka. Mereka di antaranya Eni, Kotjo, dan terbaru Idrus. Eni dan Idrus diduga bersama-sama menerima hadiah atau janji dari Kotjo terkait proyek senilai US$900 juta itu.

Eni dan Idrus diduga membantu Kotjo agar mendapatkan proyek pembangunan PLTU Riau-1. Akan tetapi proyek tersebut dihentikan sementara setelah mencuatnya kasus dugaan suap tersebut. fp01

Most Popular

Recent Comments