Jumat, Mei 7, 2021
BerandaRABPN 2019 Tembus Rp2.439,7 Triliun
Array

RABPN 2019 Tembus Rp2.439,7 Triliun

Jakarta, faktapers.id – Berdasarkan Nota Keuangan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (RAPBN) Tahun Anggaran 2019, Presiden Jokowi akan menyiapkan belanja negara sebesar Rp 2.439,7 triliun.

Belanja tersebut naik 10 persen lebih tinggi dari perkiraan realisasi belanja 2018 atau meningkat 37,3 persen dibanding belanja 2014 yang hanya Rp1.777,2 triliun.

Namun, dari aspek penerimaan atau pendapatan tahun 2019, pemerintah hanya mematok Rp 2.142,5 triliun. Target tersebut naik 13 persen dibanding APBN 2018 yang hanya Rp1.894,7 triliun.

Target penerimaan tersebut diharapkan bisa didapat dari dua sumber. Pertama, penerimaan perpajakan. Pada 2019 mendatang pemerintah menargetkan penerimaan perpajakan bisa mencapai Rp1.781 triliun tumbuh 10,06 persen dibanding tahun ini yang hanya Rp1.618,1 triliun.

Kedua, penerimaan diharapkan bisa didapat dari Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Pada 2019 nanti, pemerintah menargetkan penerimaan dari sektor tersebut bisa tembus Rp361,1 triliun.

Target PNBP tersebut melonjak 31,11 persen dibanding 2018 yang hanya Rp275,4 triliun.
Sementara itu, untuk pemasukan hibah ditargetkan bisa mencapai Rp400 miliar.

Jokowi mengatakan bahwa fokus penggunaan belanja negara 2019 tersebut akan diarahkan pada upaya penguatan program perlindungan sosial, peningkatan kualitas sumber daya manusia, percepatan pembangunan infrastruktur, reformasi birokrasi.

Jokowi merinci, untuk penguatan program perlindungan sosial, fokus akan diarahkan pada 40 persen penduduk termiskin.

Pada 2019 nanti, pemerintah akan memperkuat pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) agar kemiskinan bisa ditekan. Penguatan akan dilakukan dengan meningkatkan besaran manfaat program sampai dengan 100 persen.

Target sasaran program ini mencapai 10 juta keluarga penerima manfaat. “Selain itu, pemerintah juga akan meningkatkan jumlah penerima bantuan Jaminan Kesehatan nasional (JKN) menjadi 96,8 juta,” katanya. fp01

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments