Jumat, Mei 7, 2021
BerandaRefly Harun: Saya Bela Klien Tidak Menghalalkan Segala Cara
Array

Refly Harun: Saya Bela Klien Tidak Menghalalkan Segala Cara

Jakarta, faktapers.id – Refly Harun membantah apa yang dituduhkan padanya. Ia menegaskan mengenai laporan pengacara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Puncak Papua terkait dugaan pemalsuan surat, sebagai langkah ngawur.

“Laporan itu ngaco, ngawur. Orang seperti saya tidak mungkin membuat surat palsu,” tandas saat dikonfirmasi faktapers.id, di Jakarta, Jumat (17/8/2018) siang.

Refly mengutarakan dirinya bukan tipe orang yang membela klien dengan “membabi buta” dan menghalalkan segala cara.

“Saya akan pelajari sungguh-sungguh laporan tersebut, kalau mereka sengaja mencemarkan nama baik saya dengan motif apapun termasuk mencari popularitas maka saya akan tuntut balik mereka,” tandas Refly.

Sebelumnya, pengacara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Puncak Papua, Pieter Ell melaporkan Refly Harun ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pemalsuan surat.

“Kita melaporkan Refly Harun dugaan memalsukan surat yang dijadikan alat bukti gugatan Pilkada Kabupaten Puncak,” kata Pieter.

Pieter menganggap gugatan ke MK itu RH dkk mengajukan salah satu bukti surat tanda terima dan stempel dari Ketua KPUD Puncak yang diduga dipalsukan Namun pihak KPU membantah telah mengeluarkan dokumen itu, setelah dilakukan cros cek.

“Padahal stempel ketua itu digunakan hanya untuk keputusan-keputusan penting. Kalau cuma administrasi serah-terima surat, masak menggunakan stempel ketua. Dan sebetulnya dalam persidangan itu, saya selaku kuasa hukum KPU Puncak sudah minta izin kepada majelis hakim MK untuk membuat laporan polisi,” tandas Pieter. fp03

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments