Senin, Maret 8, 2021
Beranda Usai Dicopot Anies, Eks Walikota dan Kadis Belum Terima Gaji
Array

Usai Dicopot Anies, Eks Walikota dan Kadis Belum Terima Gaji

Jakarta, faktapers.id– Salah satu mantan Kepala Dinas mengaku tak lagi menerima gaji setelah dicopot Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama dengan beberapa Kepala Dinas lainnya, pada awal Juli lalu. Dijelaskan, dirinya dicopot sebelum menerima SK pensiun. Namun begitu ia mengaku masih menunggu kepastian soal gajinya.

“Kita gaji dan TKD sudah diputus, tetapi pensiun belum diproses, BKN (Badan Kepegawaian Negara) menunggu rekomendasi dari KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara). Kita kayak hantu gentayangan, di neraka nggak di surga nggak,” ungkapnya yang menolak namanya disebut kepada wartawan, Senin (6/8/2018).

“Kita bukannya nggak mau dipensiunkan. Tapi kalau kita dipanggil secara bersamaan, diberi penjelasan, jadi kita paham. Jadi mohon pengertiannya, kita masih bisa jadi fungsional di widyaiswara atau mengelola BUMD,” tegasnya.

Sebelumnya, Anies menjelaskan terkait setelah beberapa Walikota yang dicopot merasa bingung karena tidak ditempatkan di lingkungan Pemprov. Beberapa Walikota menilai eselon II bisa lanjut masa pensiunnya sampai usia 60 tahun.

“PNS itu sebenarnya usia 58 tahun (pensiun). Bila sedang menjabat, (pensiun) jadi 60 tahun, kan eselon itu posisi. Kalau dia tidak dalam posisi itu (menjabat), tidak (ada jabatan lagi). Jadi jangan dibalik logikanya,” kata Anies, Selasa (17/7), kala itu.

“Jadi jangan dibalik itu logikanya. Logikanya adalah semua berhenti usia 58. Bila menjabat, bisa diperpanjang sampai 60. Karena itu, jabatan itu bisa bergeser,” tambahnya.

Anies mencontohkan batas usia pensiun guru besar di sebuah universitas. Jika guru besar yang masih menjabat, mereka bisa melanjutkan masa kerjanya meski sudah melebihi batas usia.

“Guru besar sampai 70 boleh, bila diangkat oleh universitas, diperpanjang profesornya. Lalu setelah 70, universitas mengatakan ‘kami akan angkat sebagai emeritus’ boleh, tapi jangan sampai begini ‘saya udah 66 pasti nanti diterusin’, tidak. Itu keputusan organisasi. Karena, bila itu dilakukan, apa yang terjadi? Regenerasi mampet nih, yang di bawah nggak bisa naik. Akhirnya kita mikirin 1-2 orang tuh, seluruh organisasi tidak bisa bergerak,” terang Anies. fp01

Most Popular

Recent Comments