Senin, Maret 8, 2021
Beranda Donggala Diguncang Gempa Bermagnitudo 7,7 SR
Array

Donggala Diguncang Gempa Bermagnitudo 7,7 SR

Jakarta, fakta pers.id – Rangkaian gempa bumi mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Laman resmi Badan Meteorologi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan kekuatan lindu yang terjadi pada sore ini, Jumat (28/9/2018), pukul 17.02 WIB. Puncaknya, gempa bermagnitudo 7,7 pada pukul 18.02 Wita.

Dengan titik pusat gempa terjadi di darat, 27 kilometer Barat Laut Donggala dengan kedalaman 10 kilometer.

Sedangkan lokasi gempa berada di 18 Lintang Selatan (LS), 119,85 Buju5 Timur. Gempa berpotensi tsunami.

Gempa bumi tersebut menelan korban jiwa. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, satu orang meninggal dunia dan 10 lainnya terluka akibat gempa tersebut.

“Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Donggala, tercatat satu orang meninggal dunia, 10 orang luka-luka, dan puluhan rumah rusak. Korban tertimpa oleh bangunan yang roboh,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima, beberapa waktu lalu.

“Gempa dirasakan sangat keras terjadi di Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala karena dekat dengan pusat gempa. Beberapa rumah roboh dan rusak akibat gempa. Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah,” demikian pernyataan Sutopo.

BMKG sebelumnya telah mencabut peringatan tsunami. Peringatan dicabut sejak pukul 17.36 WIB atau 18.36 WITA setelah gelombang tsunami surut hingga berketinggian hanya 6 sentimeter.

Sebelumnya BMKG telah menyiarkan peringatan gempa sejak pukul 14.00. Dan peringatan akan terjadinya gempa susulan diinformasikan setelah gempa pertama terjadi pukul 2 siang dengan kekuatan 5,9 Skala Richter yang dibarui menjadi 6 Skala Richte.

Adapun saat ini BMKG tengah berkoordinasi dengan TNI dan Basarnas untuk memantau situasi lapangan.

Mengenai adanya tsunami dan kerusakan yang hebat. Dan beredarnya vidio tsunami, hingga kini belum diketahui pasti kebenarnnya. Dan belum ada informasi resmi dari pihak terkait tentang hal itu. */fp03

Most Popular

Recent Comments