Selasa, Juni 15, 2021
BerandaIMB Hotel 6 Lantai, Dibangun 7 Lantai; “Mata” Citata Jakut Ditutup?
Array

IMB Hotel 6 Lantai, Dibangun 7 Lantai; “Mata” Citata Jakut Ditutup?

Jakarta, faktapers.id – Kasudin Citata Jakut, Kusnadi untuk kesekian kalinya menghindar dikonfirmasi. Pejabat eselon III yang ‘licin’ ini, menutup diri dari kejaran kuli tinta untuk konfirmasi terkait maraknya bangunan yang menyalahi izin dan peruntukan sejak dirinya menjabat hingga kini.

Berdasarkan pantauan Harian Fakta Pers dan faktapers.id, untuk wilayah Kecamatan Tanjung Priok, ditemukan belasan bangunan yang menyalahi IMB dan peruntukan, namun pihak Citata membiarkan si pemilik untuk melanjutkan pembangunannya. Ada apa?

Berdasarkan hukum yang berlaku dilingkup Citata, bilamana si pemilik/kaki tangannya belum kondusif kepada oknum-oknum Citata, maka bangunan itu akan rontok dibongkar berdasarkan rekomteknya kepada Satpol PP.

Namun sebaliknya, bila si pemilik/kaki tangannya sudah mengkondusifkan ke oknum-oknum Citata serta Satpol PP, maka bangunan itu akan lolos dari pembongkaran. Namun, bilapun Satpol PP harus menindak dengan pembongkaran, maka yang dibongkar tersebut tidak sesuai dengan hasil rekomtek dari Sudin/Kecamatan Citata. Fakta ini dapat dilihat dilapangan berdasarkan alamat-alamat lengkap yang diungkap Harian Fakta Pers dan faktapers.id.

Seperti pembangunan hotel yang beralamat di Danau Sunter Utara Blok B-A No 2A dan 2B Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok. Bangunan itu mengantongi IMB No: 0755/8.1.0/31.72/-1.785.5/16 tanggal 27 Desember 2016, atas nama Lie Haryanto. Bangunan itu tercatat diizinkan membangun 6 lantai dan 1 rongga atap. Faktanya, bangunan tersebut dibangun 7 lantai.

Inbanko Jakut
Staf Seksi Pembangunan Inspektorat Pembantu Kota (Inbanko) Jakut, Casma, beberapa waktu lalu pernah menyatakan bahwa dirinya akan melaporkan temuan-temuan tersebut kepada Inspektur Pembantu Kota Jakut agar ditindaklanjuti.
Namun sayangnya, Kasie Pembangunan Inbanko Jakut, Hanis, Jumat (28/9), saat dikonfirmasi Harian Fakta Pers dan faktapers.id, mengatakan bahwa pihaknya belum melaporkan temuan-temuan tersebut ke Inspektur Jakut.

“Berhubung pimpinan di sini belum ada dan masih Plt, maka semua laporan harus ke pusat. Karena masih Plt, maka semua laporan menjadi lambat. Nanti saya akan suruh Pak Casma segera membuatkan laporan kepada Inspektur, agar dapat segera mendapatkan jawaban. Tapi ingat, kami pasti tindak lanjut bila sudah ada instruksi dari pimpinan,” ungkap Hanis.

Cuekin Walikota
Kecamatan Tanjung Priok merupakan salah satu dari enam kecamatan di Jakarta Utara yang berstatus ‘surga’ bangunan bermasalah. Kasatlak Citata Jakut, Andi Lesmana dan Kasudin Citata Jakut, Kusnadi, telah menjadi pasangan pejabat Citata yang diduga gemar memelihara bangunan bermasalah dan mengepul upeti dari pemilik bangunan.

Walaupun hal ini telah mendapat tanggapan dari Walikota Jakut, Syamsuddin Lologau, namun hal itu bukan suatu penghalang bagi oknum-oknum ASN Citata Jakut untuk melanjutkan kegemarannya sebagai pengepul upeti dari pemilik bangunan.

Himbauan Walikota Jakut dianggap celoteh biasa dan tidak mempengaruhi posisi para oknum-oknum itu untuk selalu berkuasa di Jakut.

“Memang lom ditindak? Padahal saya sudah sampaikan ke Citata. Begini saja, coba kesana (Citata) tanyakan lagi, karena saya sudah sampaikan,” ujar Syamsuddin, Kamis (20/9/2018) saat audiensi dengan seluruh awak media yang sehari-hari bertugas di Kantor Walikota Jakut.

Syamsuddin juga mengatakan bahwa pihaknya selalu mengingatkan kepada seluruh SKPD di jajarannya agar dapat terbuka bila ada masyarakat khususnya awak media yang ingin meminta penjelasan dan keterangan.

Kasudin Citata Jakut Kusnadi pun hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi terkait maraknya bangunan bermasalah di Kecamatan Tanjung Priok. Disambangi Kamis (27/9/2018), Kusnadi tidak ada di kantornya. Menurut stafnya, Krisna, Kusnadi sedang bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Assekbang) Jakut.

Kemudian, dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp untuk menanyakan apa yang disampaikan oleh staf Kusnadi, Assekbang Jakut, Suroto pun tak membalasnya, hingga berita ini diturunkan. kls/fp01

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments