Rabu, Maret 3, 2021
Beranda Jokowi: Semua Punya Hak dan Aturan
Array

Jokowi: Semua Punya Hak dan Aturan

Jakarta, faktapers.id – Gerakan #2019GantiPresiden kerap mendapat penolakkan dan dikuatirkan timbul benturan ada indikasi penunggangan gerakan tersebut, maka oleh polisi ditertibkan di beberapa daerah.

Menanggapi hal itu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan Indonesia sebagai negara demokrasi yang menjunjung tinggi prinsip berpendapat dan berkumpul.

“Tapi ingat ada batasannya. Yaitu aturan-aturan. Artinya apa? Polisi melakukan sesuatu itu untuk apa? Pertama ketertiban sosial untuk menjaga keamanan,” tandas Jokowi di Jakarta Utara, Sabtu (1/9/2018), saat hadiri acara Pembekalan Bakal Caleg Partai Nasdem.

“Nanti kalau misalnya polisi enggak melakukan apa-apa, kalau kemudian terjadi benturan, yang disalahkan siapa? Polisi lagi,” lanjutnya.

Jokowi mengutarakan aparat kepolisian sudah sesuai dalam menjalankan tugas seperti melakukan pencegahan agar tak terjadi konflik.

“Kalau tak ada pertentangan atau protes, tentu di mana-mana juga bisa melakukan (deklarasi #2019GantiPresiden). Tapi kalau ada pertentangan tentu saja polisi harus turun tangan,” sebut Jokowi.

Jokowi menegaskan, semua orang mempunyai hak dalam memberikan pendapat dan berkumpul dimuka umum. Namun, semua itu tetap sesuai dengan aturan yang ada.

“Sekarang gini, negara demokrasi bebas berkumpul, bebas berpendapat, bebas berserikat. Tetapi sekali lagi ada aturannya. Jangan sampai kita menabrak keamanan, menabrak ketertiban sosial, itu juga harus kita hargai,” pungkas Presiden. fp01

Most Popular

Recent Comments