Senin, Maret 1, 2021
Beranda Kasudin Citata Jakut “Hilang”
Array

Kasudin Citata Jakut “Hilang”

Jakarta, faktapers.id – Di wilayah Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara marak bangunan yang melanggar. Bangunan-bangunan yang melanggar tersebut didominasi bangunan yang berdiri tanpa memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Dari pantauan di lapangan, Harian Fakta Pers menemukan beberapa titik lokasi bangunan yang tidak memiliki IMB, baik bangunan baru maupun yang direnovasi dan bangunan yang tidak sesuai dengan IMB yang dimiliki, dan melanggar Garis Sepadan Bangunan (GSB) serta tidak memperhatikan jarak bebas untuk resapan air.

Kondisi fisik beberapa bangunan tersebut sudah 60 – 90% dibangun, namun belum terlihat ada penindakan dari Pemerintah Kota Administrasi Jakut, melalui jajarannya Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) atau biasa dikenal dengan Sudin Citata.

Sementara itu, beberapa kali berusaha ditemui untuk mendapatkan klarifikasi, petugas Satuan Pelaksana (Satlak) Citata di Kecamatan Tanjung Priok pun tidak pernah ada. Menurut beberapa petugas yang ada di Kecamatan, petugas Satlak Citata jarang ada di kantor.

“Ada sih pak, tapi jarang ada di kantor,” ungkap beberapa petugas di Kecamatan Tanjung Priok, Kamis (30/8/2018).

Di tempat terpisah, Kepala Suku Dinas Citata Kusnadi juga tidak pernah dapat ditemui dengan alasan sedang rapat dengan walikota atau baru saja keluar. Alasan-alasan itu disampaikan oleh stafnya yang bernama Krisna.

Melihat sikap para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang jarang di kantor ini, masyarakat berharap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan evaluasi terhadap jabatannya hingga ke seluruh jajarannya.

“Pejabat model begitu harusnya dipecat saja, pak !! Digaji oleh rakyat, masa jarang di kantor, apa begini melayani masyarakat?” ungkap warga.

Warga berharap Gubernur Anies segera menindaklanjuti pelanggaran tersebut, agar retribusi yang seharusnya masuk ke Kas Pemprov DKI tidak pindah ke kantong oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. kls

Most Popular

Recent Comments