Senin, Juni 14, 2021
BerandaLurah Paninggilan Kota Tangerang Tersandung Kasus Pungli PTSL
Array

Lurah Paninggilan Kota Tangerang Tersandung Kasus Pungli PTSL

Tangerang, faktapers.id – Karena melakukan pungutan liar (Pungli) dalam pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), akhirnya Lurah Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang berinisial M ditetapkan sebagai tersangka, sejak akhir Juli 2018.

M dijadikan tersangka lantaran menarik biaya hingga ratusan ribu rupiah dari pemohon sertifikat dalam pelaksanaan program PTSL tersebut

Hal ini diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Robert P.A Palealu, beberepa hari lalu.

Kasus dugaan pungli PTSL di Kelurahan Paninggilan berawal dari laporan masyarakat. Adanya warga penerima program PTSL dimintai biaya dalam proses pengurusan sertifikat gratis.

Akibat perbuatannya, M dijerat dengan pasal 12 Huruf (e) Sub pasal 11 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 2009 yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan ancaman hukumannya di atas 5 tahun kurungan penjara.

Robert mengatakan belum diketahui berapa total jumlah pungli dalam pelaksanaan program PTSL di Kelurahan Paninggilan ini. Bahkan menurutnya adanya pihak lain yang diduga akan terlibat juga, belum diketahui lantaran masih dalam proses penyidikan.

“Kasus ini masih proses penyidikan. Berkasnya sudah mau masuk tahap satu,” ujar Marjek Rafilo, Kasubsi Penyidikan Kejaksaan Negeri Kota Tangerang.

Kendati sebagai tersangka, M saat ini masih menjalankan tugasnya sebagai Lurah di Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Camat Ciledug Budi Wahyudi enggan menanggapi kasus ini. fp03

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments