Sabtu, Maret 6, 2021
Beranda Oknum Citata ‘Centeng” Proyek Kontrakan, Nama Joko Disebut-sebut
Array

Oknum Citata ‘Centeng” Proyek Kontrakan, Nama Joko Disebut-sebut

Jakarta, faktapers.id – Terkuak sudah bahwa pelaku yang menjadi back up puluhan kontrakan di Jalan Taman Kota (samping TPU Basmol) yang berdiri tanpa IMB adalah oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Jakarta Barat, yang ditugaskan sebagai pengamat Citata Kecamatan Kembangan. Dia adalah Joko.

Nama Joko disebut-sebut sebagai pelaku yang “melindungi” puluhan bangunan milik bos Green Garder, H Hanafi. Walaupun saat ini pembangunan telah dihentikan sementara, bukan menjadi solusi dalam hal penindakan.

Tidak diketahui kapan bangunan itu diberikan SP, Segel, SPB dan rekomtek. Namun faktanya, setelah Harian Fakta Pers dan faktapers.id menguak hal itu, berefek pada penghentian sementara kegiatan pembangunannya.

Warga mendesak kepada Sudin Citata Jakbar dan Kecamatan Kembangan untuk segera mengungkapkan ke publik terkait hal itu. Bila hal ini dibiarkan, maka akan makin terkuak bahwa Bos Green Garden dapat “mengatur” Citata Kembangan. Image negatif terhadap Citata Kembangan pun akan makin melekat.

Demikian juga dengan pihak Polres Jakbar dan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat untuk mengusut dugaan praktik pungli dilingkup Kecamatan Kembangan.

Saat ini, sedikitnya ada 20 unit bangunan yang akan dibangun. Sebanyak 10 unit sudah selesai dibangun, dan 10 unit lagi masih proses pembangunan. Puluhan bangunan itu dibangun “telanjang” atau tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Bangunan itu tidak mungkin berdiri tanpa ada upeti yang mengalir. Ada nama Joko disebut-sebut. Pihak Kejari Jakbar maupun Polres Jakbar melalui tim saber punglinya, bisa memulai pengungkapan dugaan itu dari Joko,” ujar Gintar Hasugian, Ketum DPP LSM Lapan kepada Harian Fakta Pers dan faktapers.id, Minggu (30/9).

Gintar menambahkan bahwa Joko merupakan bawahan dari Kasatlak Citata Kecamatan Kembangan, Andor Siregar. Keduanya diduga mengetahui hal ini, dan patut diduga keduanya telah menjadi penikmat upeti dari Bos Green Garden tersebut.

Pada edisi sebelumnya, Andor Siregar ketika dikonfirmasi juga tidak mau memberikan tanggapannya.

“Kalau pejabat itu tidak menerima upetinya, pasti dia akan komentar panjang bila dikonfirmasi. Tapi kalau diam, ada dugaan upeti itu mengalir juga ke kantongnya,” ungkap Gintar.

Gintar menambahkan, Joko selaku ASN Citata Kecamatan Kembangan diduga telah menerima gratifikasi dari Bos Green Garden, H Hanafi agar memanfaatkan jabatannya untuk mengamankan proyek kontrakan di Jalan Taman Kota (samping TPU Basmol) dari penindakan. Dugaan itu makin terbuka, karena proyek pembangunan kontrakan itu dibangun tanpa mengantongi IMB. red

Most Popular

Recent Comments