Rabu, Maret 3, 2021
Beranda Pelaku Usaha di Pelabuhan Tanjung Priok Sepakati Penyesuaian Tarif OPP/OPT
Array

Pelaku Usaha di Pelabuhan Tanjung Priok Sepakati Penyesuaian Tarif OPP/OPT

Jakarta, faktapers.id – Hampir 4 tahun tidak mengalami penyesuaian tarif Ongkos Pemuatan Pelabuhan/Ongkos Pemuatan Tujuan (OPP OPT), pelaku usaha di Pelabuhan Tanjung Priok akhirnya menyepakati penyesuaian tarif tersebut.

Ketua DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat (APBMI) DKI Jakarta, Juswandi Kristanto menyebutkan tarif baru tersebut berlaku efektif mulai 1 Oktober 2018.

“Penandatanganan kesepakatan tarif tersebut telah dilakukan pada bulan Agustus 2018 dan berlaku selama 2 tahun,” ungkap Juswandi, didampingi Sekretaris DPW APBMI, Aria Senopati Lihu, dan Sekretaris Eksekutif, Aris Hartoyo, Jumat (21/9/2018), di Jakarta.

Selain APBMI, lanjutnya, kesepakatan tersebut ditandatangani Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI), Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Indonesian National Shipowners Assosiation (INSA) Jaya, PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) Cabang Tanjung Priok, serta diketahui oleh Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok.

“Seperti kita ketahui dalam kurun waktu 4 tahun sejak 2014 sampai 2018, keseluruhan kenaikan upah (W) serta tunjangan TKBM yang lain seperti kesehatan (H), Insurance (I) dan administrasi koperasi (K) mencapai 50,16%. Belum lagi kenaikan operasional bongkar muat maupun alat,” jelas Juswandi.

Ia mengutarakan adapun sejumlah komponen yang mengalami penyesuaian tarif OPP/OPT, antara lain general cargo via gudang naik 7,4%, general cargo via T/L (truck lossing) naik 12%. Sedangkan curah kering lewat kapal naik 7%, curah kering lewat tongkang tidak mengalami kenaikan karena tidak menggunakan TKBM.

Menurut Juswandi, curah cair domestik maupun internasional juga sama-sama mengalami kenaikan 20%. Begitu juga dengan hewan ternak yang naik 5%. Kenaikan tarif OPP/OPT untuk semua jenis kendaraan juga naik 5%.

“Adapun untuk biaya tambahan mekanik (forklift) kenaikan disepakati sebesar 20%,” pungkasnya. kls

Most Popular

Recent Comments