Minggu, Mei 9, 2021
BerandaProyek Jaling di Pademangan III Tak Sesuai Spek: Ujang Menghindar, Kasudin Tak...
Array

Proyek Jaling di Pademangan III Tak Sesuai Spek: Ujang Menghindar, Kasudin Tak Tahu Masalah

Jakarta, faktapers.id – Proyek peningkatan jalan lingkungan (jaling) yang berlokasi di Jalan Pademangan III, Gang 18, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara (Jakut), perlu dikoreksi. Sebabnya karena diduga tidak sesuai dengan standar operasional pekerjaan.

Berdasarkan informasi yang diterima sumber yang layak dipercaya Harian Fakta Pers, terungkap proyek yang kini sudah selesai tersebut, berasal dari Suku Dinas Bina Marga Jakut ,dan saat pengerjaannya menggunakan material lumpur saluran yang dikeruk dari selokan/got dan puing.

Berdasarkan kroscek di lapangan, salah seorang warga yang juga RT setempat mengakui bahwa sebagian urugan/timbunan untuk proyek tersebut menggunakan puing dan hasil galian selokan/got di samping jalan yang diperbaiki.

“Iya, itu benar pak. Material yang dari got itu juga diurug ke dalamnya, karena yang dikerjakan bukan jalan saja, tapi salurannya juga,” ungkapnya, Selasa (4/9/2018).

Terkait saluran yang diperbaiki, warga mengeluh karena lebar salurannya bertambah besar dari ukuran sebelumnya. Warga khawatir air dari saluran lain akan berkumpul di saluran mereka.

“Saluran kita dibikin tambah lebar, karena ukuran lebar U-ditchnya 80 cm. Tadinya lebar saluran kami 60 cm, karena tidak muat, lalu dikeruk, dan hasil kerukan itu dimasukkan ke dalam urugan. Kami kan khawatir kalau saluran kami saja yang lebar, yang lain tidak selebar ini, nanti air dari saluran lain malah kumpul disini,” beber warga.

Sementara itu, coran beton pada ujung badan jalan yang baru dibeton dua bulan lalu itu juga mengalami kerusakan hingga patah. Dengan kondisi tersebut, sudah sepatutnya masyarakat mendapatkan penjelasan tentang perencanaan proyek ini.

Ditemui di kantornya, Kasudin Bina Marga Jakut, Warsito enggan memberikan penjelasan mengenai keluhan warga terkait pengerjaan proyek tersebut.

Warsito bahkan menyuruh agar menanyakannya kepada bawahannya yang bernama Ujang, selaku Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Sudin Bina Marga Jakut.

“Tanya kepada Ujang ya, saya belum tahu soal itu,” ucap Warsito, langsung bergegas pergi.

Sedangkan Kasie Jalan dan Jembatan Sudin Bina Marga Jakut, Ujang, hingga berita ini dimuat, tidak bisa ditemui untuk mendapatkan keterangan terkait proyek tersebut. kls/fp01

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments