Selasa, Maret 2, 2021
Beranda Pungli Bangunan Bermasalah di Jakut
Array

Pungli Bangunan Bermasalah di Jakut

Jakarta, faktapers.id – Bangunan-bangunan tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) marak berdiri di wilayah Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut) dan semakin bertambah tanpa ada penindakan, karena lemahnya fungsi pengawasan dari Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Jakut atau sering disebut Sudin Citata.

Tidak hanya bangunan tanpa IMB, ada juga bangunan yang memiliki IMB namun fisik bangunan tidak disesuaikan dengan izinnya. Berdasarkan pantauan di lapangan, pelanggaran yang kerap dilakukan oleh pemilik bangunan antara lain penambahan lantai, tidak memperhatikan Garis Sepadan Bangunan (GSB) atau jarak bebas bangunan untuk resapan air dan Garis Sepadan Jalan (GSJ).

Untuk mengklarifikasi temuan di lapangan itu, Harian Fakta Pers sudah berkali-kali berusaha menemui pihak Sudin Citata Jakut, mulai dari Kepala Satuan Pelaksana (Satlak) Citata Kecamatan Tanjung Priok Andi Lesmana hingga Kepala Sudin Citata Jakut Kusnadi, namun tidak berhasil ditemui.

Jarang ngantor
Kedua pejabat tersebut, setiap kali ditemui untuk mendapatkan keterangan dan klarifikasi terkait maraknya bangunan di Kecamatan Tanjung Priok selalu tidak di tempat.

Ditemui di kantornya, petugas yang ada di kantor selalu bilang bahwa Kasudin Citata Jakut Kusnadi sedang di luar, seperti rapat dengan walikota, cek ke lapangan, ke dinas, dan sebagainya.

Sama seperti atasannya, Kasatlak Citata Kecamatan Tanjung Priok Andi Lesmana ketika berusaha ditemui pun selalu tidak ada di kantor, situasi di kantornya pun kerap kosong tanpa ada petugas.

Pernah sesekali ada petugas, namun hanya satu orang yang berjaga, tapi tidak bisa memberikan keterangan yang jelas terkait seperti apa tindak lanjut laporan masyarakat mengenai maraknya bangunan tanpa izin di wilayahnya.

Melihat kondisi tersebut, fungsi pengawasan yang berada di Sudin Citata Jakut serta kinerjanya patut dipertanyakan.
Mengapa tidak? Karena keadaan yang ada di lapangan (marak bangunan melanggar) tidak sesuai dengan jawaban dari petugas di Kantor Sudin Citata Jakut yang selalu mengatakan bahwa pejabatnya ada di lapangan.

Maraknya bangunan yang melanggar di wilayah Kecamatan Tanjung Priok adalah sebagai bukti dan indikator bahwa kinerja Sudin Citata Jakut dan jajarannya di Kecamatan Tanjung Priok sangat lemah.

Rawan Pungli
Masyarakat menduga masih ada pungutan liar (Pungli) di dalam jajaran Sudin Citata Jakut. Dugaan tersebut didasarkan atas kondisi di lapangan bahwa masih maraknya bangunan yang melanggar izin khususnya di Kecamatan Tanjung Priok.

Fakta di lapangan, bangunan-bangunan yang melanggar itu dibiarkan berdiri hingga 90-100 persen. Dengan peraturan atau regulasi yang sudah ada dan sangat jelas, mengapa bangunan-bangunan yang melanggar tidak ditindak?

Bukan hanya pembiaran terhadap bangunan yang melanggar, saat pembongkaran bangunan yang melanggar pun skenarionya sudah diatur sedemikian rapi oleh sang sutradaranya yakni Sudin Citata Jakut.

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Jakut Siti Mulyati menjelaskan, bahwa pihaknya hanya melakukan pembongkaran berdasarkan Rekomendasi Teknis (Rekomtek) dari Sudin Citata sebagai SKPD di bidang pengawasan bangunan.

“Kami hanya bongkar bagian-bagian yang sesuai rekomtek dari Sudin Citata Jakut,” ungkap Siti beberapa waktu lalu, saat melakukan pembongkaran bangunan di Jalan Deli, Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakut. Bangunan tersebut tidak dibongkar seluruhnya namun hanya sebagian kecil, padahal bangunan tersebut berdiri di zona Marka Jalan Umum atau terkena pelebaran jalan.

Sementara itu, masyarakat sebagai salah satu komponen negara yang membayar pajak dan dananya didonorkan membayar gaji para Pegawai Negeri Sipil (PNS), tentu berhak bertanya segala bentuk informasi dan menuntut agar dana tersebut digunakan sebaik-baiknya dengan kinerja baik PNS.

Masyarakat juga berharap Tim Saber Pungli melaksanakan tugasnya sesuai Perpres No. 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pengutan Liar. kls

Most Popular

Recent Comments