Senin, Maret 1, 2021
Beranda Satpol PP Jakut Bongkar Cantik, “Orang Citata” Menghilang
Array

Satpol PP Jakut Bongkar Cantik, “Orang Citata” Menghilang

Bonang: Isi Rekomtek adalah Rahasia

Jakarta, faktapers.id – Bangunan tinggi di Jalan Bandengan Utara No 85A/8-9 yang berlokasi di Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut), dibongkar cantik oleh Sudin Satpol PP Jakut, Selasa (25/9/2018). Satpol PP Jakut hanya membongkar bagian dak belakang di lantai 2 dan 4.

Dari pantauan Harian Fakta Pers dan faktapers.id saat bangunan dibongkar, fisik bangunan tersebut 7 lantai, padahal tertulis pada banner Izin Mendirikan Bangunan (IMB), bangunan tersebut hanya memiliki izin 5 lantai. Tidak hanya itu, bangunan pun sudah melanggar jumlah lantai dan Koefisien Dasar Hijau (KDH)/Garis Sepadan Bangunan (GSB) untuk resapan air.

Saat pembongkaran pun tidak terlihat petugas dari Sudin Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Jakut selaku pengawas teknis bangunan. Bahkan segel bangunan pun tidak terlihat lagi. Keesokan harinya, Rabu (26/9/2018), Harian Fakta Pers kembali ke lokasi dan melihat bagian yang dibongkar telah dikerjakan kembali oleh pemilik bangunan.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Jakut, Siti Mulyati, mengatakan, pihaknya hanya membongkar bagian yang ada di rekomtek.

“Mengenai jumlah lantai itu saya tidak tahu, karena saat survei pertama kesana, bangunan tersebut masih 4 lantai. Untuk pelanggaran jumlah lantai tersebut, kami akan cek lagi dan berkoordinasi dengan Sudin Citata Jakut agar dibuatkan lagi rekomteknya,” ujar Siti.

Terkait dengan pelanggaran KDH dan GSB-nya, Siti mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa bongkar semua karena waktunya akan banyak terbuang.

“Pembongkaran ini kan tujuannya untuk membuat efek jera, kita berharap pemilik bangunan dapat mengurus izin yang benar,” ungkap Siti.

Di tempat terpisah, Kepala Seksi Penindakan Sudin Citata Jakut, Ki Hajar Bonang mengaku tidak tahu-menahu soal pembongkaran bangunan, karena itu tupoksi dari Satpol PP. Bonang juga mengatakan bahwa izin yang tertulis di IMB bangunan tersebut adalah salah.

“Tanyakanlah sama yang bongkar, itu bukan tugas kami. Pokoknya kami sudah memberikan rekomtek kepada mereka. Bannernya juga salah, itu harusnya 5 lantai dan 1 mezanine (MZ). Soal petugas yang tidak ada di lokasi karena bukan tupoksi kami,” ungkap Bonang, Jumat (28/9/2018).

Ketika ditanyakan surat rekomtek bangunan tersebut untuk mengetahui bagian mana saja yang harusnya dibongkar, Bonang tidak mau memberikannya dengan alasan itu adalah rahasia.

Perlu diketahui bahwa bangunan itu bercatat dengan IMB No: 352/8.1B/31.72/-1.785.51/2017 tanggal 15 Agustus 2017. kls/fp01

Most Popular

Recent Comments