Kamis, Mei 13, 2021
BerandaTangkap Otak Pelaku Parkir dan PKL Liar CNI Puri Kembangan!
Array

Tangkap Otak Pelaku Parkir dan PKL Liar CNI Puri Kembangan!

Jakarta, faktapers.id – Presiden Jokowi telah menandatangani Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar, sekaligus diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada 21 Oktober 2016 lalu. Sebagai penanggung jawab operasi ditunjuk Menko Polhukam, Wiranto melalui Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli).

Dalam jajaran Satgas Saber Pungli, duduk nama-nama besar yang diharapkan dapat berdiri di garda terdepan memberangus pelaku-pelaku pungli. Seperti Ketua Pelaksana dijabat Irwasum Polri, Wakil Ketua Pelaksana I dijabat Irjen Kemendagri, Wakil Ketua Pelaksana II dijabat JAM Was, dan anggotanya terdiri dari unsur Polri, Kejagung, Kemendagri, Kemenkum dan HAM, PPATK, Ombudsman, BIN, dan Polisi Militer.

Namun, bagaimana sepak terjang pejabat-pejabat Negara itu dalam mengamankan Indonesia dari praktik pungli?

Wiranto menjelaskan, Satgas Saber Pungli tidak menyasar kasus korupsi yang menimbulkan kerugian negara, tapi tim itu lebih menargetkan pelaku pungli dilingkungan masyarakat menengah ke bawah.

“Kalau kasus korupsi ada kerugian negara, sudah ada lembaganya, yakni KPK. Tapi di sini tidak spesifik itu, tapi pungutan yang meresahkan masyarakat, misalnya pedagang kaki lima dan parkir liar. Pungutan yang merugikan masyarakat ini yang disasar Saber Pungli,” ungkapnya. 

Saber Pungli akan mempercepat pemberantasan praktik pungutan liar, karena pihaknya telah mendapat instruksi dari Presiden Jokowi untuk menggunakan segala cara memberantas pungli yang meresahkan masyarakat.

Praktiknya bagaimana? Memang tidak dipungkiri bahwa ada prestasi besar yang telah dilakukan Tim Saber Pungli tersebut. Namun tidak semuanya dapat dilaksanakan sesuai visi misinya.

Berdasarkan pantauan Harian Fakta Pers, Tim Saber Pungli masih kecolongan dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Hal ini justru menjadi olokan warga di warung kopi, Tim Saber Pungli tak mampu menahan pelaku pungli parkir liar dan Pedagang Kaki Lima (PKL) liar di wilayah Jakarta Barat. Warga mengolok bahwa Tim Saber Pungli hanya mampu mengungkap kasus-kasus “recehan”.

Pada edisi sebelumnya, Harian Fakta Pers juga telah mengupas praktik parkir liar dan PKL liar di wilayah Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, tepatnya di kawasan Mall Seasons City. Parkir liar dan PKL liar itu dipelihara oleh oknum Ketua RW, Gofur. Gofur dan kawanannya dalam beberapa tahun ini nyaman menikmati hasil pungli itu.

Parahnya, kawasan parkir liar dan PKL liar tersebut menggunakan asset Pemko Jakbar. Pertanyaan, mengapa Gofur tidak ditangkap Tim Saber Pungli?

Walaupun kini kawasan itu telah bersih dari parkir liar, Satgas Saber Pungli masih punya kesempatan untuk menangkap otak pungli di areal itu. Sebab, penindakan yang dilakukan Kecamatan Tambora dan unsur terkait, Rabu (5/9), hanya penindakan terhadap parkir liar.

Praktik pungli di wilayah kekuasaan Gofur itu masih berlanjut hingga kini, sebab masih berdiri PKL liar di lahan asset negara. Satgas Saber Pungli pun bisa memulai dari keberadaan PKL liar itu dan aliran dana “kontrak/sewa” PKL liar itu.

CNI Puri Kembangan
Kasus serupa juga terlihat pada kawasan CNI Puri Kembangan, Jakbar, tepatnya di belakang Kantor Pemko Jakbar. Parkir liar dan PKL liar di kawasan itu dikuasai beberapa preman yang zona kekuasaannya sudah terbagi rata.

UPP Parkir Jakbar, Satpol PP, Dishub, Polsek dan Kejari Jakbar pun tak mampu unjuk gigi membersihkan kawasan itu dari praktik pungli.

Kapolsek Tambora dan Kasatlak UPP Parkir Jakbar saat penindakan parkir liar di sekitar Mall Seasons City Jembatan Besi bertemu dengan Gofur.
Padahal, omzet yang diraup dari pungli parkir liar dan PKL liar di kawasan CNI itu jumlahnya lebih besar daripada omzet yang diraup Gofur dan kawanannya.

Setiap malam, kawasan itu dipenuhi parkir roda dua dan empat di sisi jalan hingga trotoar, sehingga menimbulkan kemacetan. Hal ini diperparah lagi dengan keberadaan PKL liar yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan kawasan PKL liar yang dikelola Gofur.

Pertanyaannya, apakah Satgas Saber Pungli berani memberangus praktik pungli di kawasan CNI Puri Kembangan tersebut? fp01

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments