Kamis, Juni 17, 2021
BerandaBangun Kelurahan Jembes, Sekda DKI Tegur Pemko Jakbar
Array

Bangun Kelurahan Jembes, Sekda DKI Tegur Pemko Jakbar

Jakarta, faktapers.id – Warga Kelurahan Jembatan Besi menyarankan Pemprov DKI agar menggunakan eks posko Bina Marga (dekat Mall Seasons City) untuk pembangunan Kelurahan Jembatan Besi.

Lahan itu, ujar warga, akan makin luas apabila Pemprov DKI membebaskan lahan yang berada di sekitarnya.

“Kalau ingin kantor Kelurahan Jembatan Besi, ya pakai aja eks Posko Bina Marga yang ada di samping Mall Seasons City, itu juga luas. Makin luas lagi bila pemukiman warga yang berada di sekitarnya juga dibebaskan. Tiga atau lima rumah warga yang dibebaskan, lebih murah dan efisien,” ungkap warga setempat.

Salah satu Ketua RT di RW 05 Jembatan Besi, mengatakan kepada Harian Fakta Pers dan faktapers.id, bahwa diakui kondisi Kelurahan Jembatan Besi saat ini sangat memprihatinkan dan perlu dibangun gedung kelurahan yang baru.

Solusi yang tepat, ungkap Ketua RT, adalah pemanfaatkan lahan eks Bina Marga yang terletak di samping Mall Seasons City. Selain letaknya sangat strategis, biaya pembebasan lahan yang akan dikucurkan Pemprov DKI pun tidak terlalu berat.

“Itu saja solusinya, mudah, murah dan efisien,” ungkap Ketua RT itu.

Terkait itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/10/2018), juga mengakui bahwa Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat kini sedang melakukan negosiasi dengan pemilik lahan untuk proses pembelian.

“Mestinya di kelurahan itu ada lahan (yang bisa dibeli), nah ini ternyata memang ada. Mereka (Pemkot Jakbar) lagi proses negosiasi. Biar aja dia berjalan, kami enggak intervensi,” ungkap Saefullah tanpa menyebutkan lokasi yang akan dibebaskan.

Sekda mengatakan bahwa pengadaan lahan untuk kantor Kelurahan Jembatan Besi adalah hal yang mendesak. Selain Kelurahan itu, Pemprov DKI juga akan membangun Kantor Kelurahan Jembatan Lima. Kedua kondisi kantor lurah, ungkap Sekda, sangat memprihatinkan.

Meskipun terkendala harga lahan, anggaran kegiatan itu sempat terancam dicoret dua kali. Dalam pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) 2018, Pemkot Jakbar berniat mematikan rencana itu. Alasannya, Pemko Jakbar tidak kunjung menemukan lahan yang bisa dibeli. Akan tetapi, DPRD DKI berhasil mendesak Pemkot Jakbar agar lebih gigih lagi mencari lahan. Dan akhirnya anggaran itu tidak jadi dicoret.

Saefullah setuju dengan keputusan DPRD DKI dan meminta Pemkot Jakbar menyelesaikan program kegiatan yang sudah diajukan.

“Kemarin bilangnya enggak bisa, karena enggak ada lahan. Kalau enggak ada lahan ngapain kalian kemarin ajuin? Mestinya ada lahan dulu, baru ajuin dong. Jangan ajuin dulu, lalu bilang enggak ada,” ucap Saefullah saat itu. fp01

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments