Minggu, Mei 16, 2021
BerandaKoperasi 5.0 CORICO Indonesia  Membangun Jaringan Rakyat
Array

Koperasi 5.0 CORICO Indonesia  Membangun Jaringan Rakyat

Jakarta, faktapers.id –  Koperasi 5.0 CORICO Indonesia  merupakan koperasi asal negara Korea  yang dikembangkan di Indonesia , yang  diketuai Dr.Ir.Muhammad Taufik. Koperasi ini mengenalkan visi untuk membangun ekonomi rakyat berjaringan yang kokoh dan bertaraf global dengan menerapkan state-of-the-art teknologi dan system serta filosofi back-to-nature. Indonesia tidak punya pilihan kecuali melakukan “corporate restructuring” menuju model BUMR , di Launching, di Grand Hyyat Ball Room, Selasa (23/10/2018), bertema “Rumah Besar Usaha Bersama Tata Kelola Ekonomi Rakyat Milenial,”.

Hadir CORICO Internasional, ratusan anggota  maupun calon anggota yang  berasal dari berbagai  kalangan dan profesi.  Hadir juga  Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia mewakili  Kementerian Koperasi dan UMKM dan yang mewakili KH Ma’aruf Amin, diwakili putra tertuanya.

Pada kesempatan itu Ketua Dewan Pengawas Mayjen Purn Saurip Kadi mengutarakan (Badan Usaha Milik Rakyat) bertumpu pada People  Cybernomics. Dimana sentra-sentra produksi masyarakat diorganisir dalam sebuah jaringan perdagangan  dan keuangan yang berbasis teknologi informasi telekomunikasi, sehingga terbentuk jaringan pasar  lokal, nasional dan menjangkau global. Sementara, sektor swasta terbuka untuk inovasi baru dari para entrepreneur yang kreatif dan kompetitif.

“ Maka, semua  komponen masyarakat hidup secara harmonis dalam bingkai Korporasi  Indonesia Baru (The New Indonesia  Incorporated),” kata Saurip.

Misi CORICO untuk membangun jaringan rakyat yang menempatkan manusia sebagai asset utama penggerak energy alam semesta yang geraknya dapat memberikan nilai tambah (value added) secara social, ekonomi, dan budaya melalui persahabatan dan silaturahmi antar individu antar kelompok antar golongan antar bangsa dengan menjunjung tinggi kebhinekaan sebagai berkah Tuhan semesta alam.

“Sesungguhnya menyongsong masa depan yang cerah pada zaman NOW masuk ke era digital, dimana rakyat terorganisir melalui aplikasi telematika, sehingga paradigma gotong-royong, sistem kerja komunal, ekonomi syariah, ekonomi berbagi secara transparan menjadi mekanisme dan etos kerja dan adat-istiadat (corporate culture) dimana rakyat menjadi bermartabat dan berdaulat,” ucap Justiani Liem.

Selanjutnya, Prospek anggota CORICO di Korea sudah ribuan dan mereka adalah para pengusaha menengah yang memiliki pabrik-pabrik berbagai macam produk yang “back to nature” dan/atau teknologi nano terbaru yang ke depan akan menggantikan produk-produk kimia yang merusak alam.

Sekarang berkembang di beberapa negara seperti Thailand, India, Vietnam, Malaysia, USA, Eropah, Jepang, RRC dan akan mulai di Indonesia. Salah satu penyebab yang membuat CORICO di Korea berkembang pesat karena kelas CORICO Connecting People for Excell menengahnya mengikuti perkembangan teknologi dan peradaban mengarah ke semua transaksi akan pakai corico platform sehingga tidak perlu ribet pakai LC, BG, dll instrument bank.

Bentuk Kerjasama dengan Indonesia adalah Koperasi to Koperasi melalui platform online Corico. Transaksi antar anggota tidak perlu melalui pihak ketiga, semudah transfer pulsa handphone.

Intinya, kedepan model ini akan mengintegrasikan dan mengefisienkan bisnis-bisnis finansial seperti produk-produk perbankan, bursa saham, trading forex, asuransi, trading komoditi berjangka, mengubah variable “asset” dalam bisnis manajemen asset, dalam satu platform online dimana setiap orang langsung berperan sebagai bankir, insurance broker, asset manajer, fund manajer, money changer dll peran untuk diri sendiri.

Tanpa mediasi pihak lain, karena koneksitas antar anggota adalah langsung melalui platform Corico online. Transaksi antar anggota lintas negara juga tidak perlu pakai Bank LC atau BG karena sama-sama memiliki Corico wallet. Makanya disebut Koperasi to Koperasi.fp03

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments