Selasa, Juli 27, 2021
BerandaPrihatin, Gedung Sudin Dukcapil Jakbar Retak
Array

Prihatin, Gedung Sudin Dukcapil Jakbar Retak

Jakarta, faktapers.id – Gedung Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Barat yang terletak di Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, kondisinya memprihatinkan. Di gedung berlantai tiga ini tidak hanya di bagian temboknya saja banyak yang retak, tetapi juga pada bagian atap yang kerap rembes air hujan.

Pantauan Harian Fakta Pers dan faktapers.id di lantai satu gedung, terlihat cat temboknya mulai memudar, bahkan kusam tak terawat. Kondisi tembok juga terlihat retak.

Selain itu, pada anak tangga menuju lantai dua, nampak keramik putih juga kusam, bahkan banyak retak dan terlepas. Saat menelusuri ke lantai tiga, kondisinya tidak jauh berbeda, yaitu di bagian tembok banyak yang retak.

Melongok kondisi terkini anak tangga menuju lantai tiga, kondisinya itu lebih memprihatinkan. Terlihat di tepian anak tangga sebagiannya itu ditutup oleh tumpukan kardus yang berisi oleh berkas-berkas.

Kardus-kardus cokelat itu usang dan berdebu. Apabila warga melintas di anak tangga, terasa sempit dan terganggu akan tumpukan kardus-kardus tersebut.

Tak hanya warga yang mengeluh kondisi pada gedung tersebut. Sejumlah staff atau pegawai yang bekerja di gedung itu, mengaku tidak lagi nyaman bekerja.

“Gedung ini, dibangun sejak tahun 2004, kalau tidak salah ya pak. Memang, kondisi di gedung ini buat saya sudah seharusnya total renovasi atau direhabilitasi total ya. Sebab, banyak juga tembok retak, atap bocor, belum lagi catnya di tembok-tembok setiap ruangan sudah nampak pudar,” ucap seorang staff yang tak ingin disebutkan namanya, Selasa (9/10/2018).

Sementara itu, salah seorang warga, Hamidah (44), menyebut apabila kondisi gedung terlihat tua dan layak untuk dipercepat rehab total. Dia menerangkan, kondisi gedung yang terlihat tak terawat ini membuatnya tak nyaman.

“Kalau dilihat-lihat memang kondisinya sudah harus diperbaharui, dipercantik, atau diapakan lah agar kelihatannya layak. Lift-nya saja, tidak ada, adanya tangga. Ada tangga menuju lantai III itu banyak kardus-kardus berdebu. Menurut saya, kurang bersahabat saja gedung ini. Amit-amit kalau gempa, yakin saya langsung roboh,” ungkap Hamidah.

Sementara, Edi Supriadi, sebagai Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Jakarta Barat membenarkan apabila kondisi di gedung tempat ia bekerja, layak untuk direhab total. Namun, pihaknya sudah berkoordinasi ke pihak dari Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta soal anggaran rehab total.

“Anggaran mau diusulkan untuk dilaksanakan pembangunan gedung baru. Jadi gedung ini ya memang harus bongkar total. Kondisnya tidak layak. Tapi dari Dinas Citata DKI sudah turunin tim konsultannya, guna mengecek soal kondisi di gedung ini. Anggarannya sedang dihitungin pihak Dinas Citata. Diharapkan, anggarannya bisa ter-ACC sehingga tahun 2019 rehab total bisa terlaksana,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Citata Jakarta Barat, Bayu Adji, menerangkan pihaknya membenarkan kondisi pada gedung Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Barat memprihatinkan. Ia mengetahui, Dinas Citata DKI Jakarta yang berwenang soal perencanaan rehab total gedung tersebut.

“Kami juga belum menerima soal perencanaan itu (Rehab Total). Tetapi soal rencana renovasi gedung itu, Dinas Citata DKI yang berwenang. Memang, kondisi gedung sendiri banyak yang retak. Maka dari itu, untuk di tahun 2019 nanti baru perencanaannya (rehab total) saja. Untuk pembangunannya bisa saja di tahun 2020 baru bisa dimulai,” terang Bayu kepada awak media. fp02

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments