Kamis, Maret 4, 2021
Beranda Untuk Korban Gempa dan Tsunami, Lurah Pekojan Santuni Anak Yatim dan Doa...
Array

Untuk Korban Gempa dan Tsunami, Lurah Pekojan Santuni Anak Yatim dan Doa Bersama

Jakarta, faktapers.id – Gema Muharram 1440 H yang diselenggarakan Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo di halaman kantor Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat tambah meriah. Acara ini sekaligus menyantuni anak yatim piatu dan doa bersama untuk korban gempa di Sulawesi Tengah serta menggelar opera yang menggambarkan bagaimana dahsyatnya bencana tsunami di Palu, Donggala, Sulawesi Tengah.

Penyelenggaraan acara tersebut digagas Lurah Pekojan dan Majelis Ta’lim Ats-Tsawa yang dihadiri, Ibu PKK, LMK, FKDM, Ketua RW/RT, remaja karang taruna, tokoh agama dan ulama serta ratusan jamaah., beberapa hari lalu.

Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo menyampaikan kegiatan Gema Muharram 1440 H itu di gelar untuk merayakan tahun baru Islam yang setiap tahunnya kita laksakan bersama warga, tapi kali ini Kelurahan Pekojan dan Majelis Ta’lim Ats-Tsawa sekaligus menyantuni anak yatim juga doa bersama untuk saudara kita yang menjadi korban gempa dan tsunami di Palu, Dongagala, Sulawesi Tengah.

“Bulan muharram ini adalah tahun baru Islam yang harus kita kenal, khususnya kepada generasi muda dengan nilai yang postif, disamping itu juga untuk meningkatkan keimanan, silaturahmi dan kecinta berbagi kepada sesama agar tertanam jiwa saling peduli,” terang Tri pada Harian Fakta Pers, Minggu (07/10/18).

Selain itu, kata Tri, pihak Kelurahan Pekojan juga akan mempersiapkan segala bentuk apapun agar warga masyarakat dapat peduli terhadapat korban bencana dengan membuat posko peduli untuk korban gempa dan tsunami di Palu.

“Saya juga akan membuat posko peduli untuk korban gempa di Palu. Nanti kita buat pos penggalangan dananya, semoga bisa membantu serta meringankan beban derita yang dialami oleh saudara kita disana,” sebut Tri.

Lurah Pekojan tersebut tak lupa berpesan kepada warga pekojan, untuk lingkungan dan saling peduli untuk membantu kepada saudara kita, dimana terlebih utama di lingkungan kita.

“Memasuki tahun politik mari kita jaga Kamtibmas di wilayah pekojan khususnya. Agar tercipta kerukunan antar umat beragama, dan hubungan sesama tetangga tidak sampai ada keributan hanya gara-gara pendukung yang salah satu dipilih. Dan mari kita jaga juga kebersihan lingkungan kita, karena sudah masuk di musim penghujan. Jangan lupa perhatikan selokan air dan jangan buang sampah sembarang tempat,” ujar Tri. fp02

Most Popular

Recent Comments