Kamis, Februari 25, 2021
Beranda Warga Kulawi Mulai Bangkit dan Bertani Pascagempa
Array

Warga Kulawi Mulai Bangkit dan Bertani Pascagempa

Sigi, Sulawesi Tengah, faktapers.id – Sebagian warga di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mulai bertani pascagempa melanda wilayah itu.

“Aktivitas warga secara perlahan-lahan sudah mulai normal. sebagian petani sudah mulai kembali bertani dan pergi ke kebun,” kata Camat Kulawi, Rolly Bagalatu terkait kondisi dan situasi terakhir korban gempa Kulawi.

kondisi dan situasi Kulawi saat ini mulai membaik pascagempa. Hal itu ditandai dengan adanya aktivitas warga serta pelayanan badan publik pemerintah, ujar Rolly.

Namun, ia tidak mempungkiri bahwa masih banyak warganya yang sampai saat ini trauma, dan belum berani beraktivitas seperti biasa sebelum gempa mengguncang daerah itu.

hingga saat ini, sebagian warga telah meninggalkan lokasi pengungsian dan lebih memilih untuk kembali ke rumah masing-masing.

tetapi, mereka yang kembali belum berani tidur dan beraktivitas berlama-lama didalam rumah.

Warga yang telah kembali, membangun tenda di pekarangan atau di halaman rumah sebagai tempat istirahat pada malam atau siang hari, ujar Rolly

“Sebagian lagi warga masih di lokasi pengungsian, masih tidur dibawah tenda-tenda pengungsian dengan bantuan yang diberikan oleh berbagai pihak,” sebutnya. gempa 7,4 Skala Richter yang mengguncang daerah itu pada 28 September 2018, banyak rumah-rumah warga yang roboh, rusak berat serta rusak ringan (retak-retak).

Selain rumah, infastruktur dan sarana pendidikan seperti sekolah mulai dari tingkat dasar hingga tingkat menengah atas rusak total, dan rusak berat.

“Semua data-data mengenai kerusakan rumah warga, infastruktur dan sarana pemerintah, pendidikan dan sebagainya telah kami masukkan ke posko induk di Kabupaten Sigi. Data itu didaftar berdasarkan by name by addres,” ujarnya.

Sementara itu, korban dempa di Desa Lone, Kecamatan Kulawi Nujum membenarkan bahwa sebagian warga telah mulai beraktivitas, misalnya petani telah kembali bertani.

“Situasinya suda mulai normal. Namun warga tetap waspada dan was-was atas kondisi dan situasi ini, khawatir gempa susulan,” ujarnya.fp01

Most Popular

Recent Comments