Sabtu, Februari 27, 2021
Beranda Akibat Pergerakan Tanah Rusak 48 Rumah, Warga KBB Takut dan Waswas
Array

Akibat Pergerakan Tanah Rusak 48 Rumah, Warga KBB Takut dan Waswas

Bandung Barat, Faktapers.id – Pergerakan tanah mengancam sejumlah warga Kampung Sawah Jauh dan Kampung Cihantap, Desa Puncaksari, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Tercatat 48 rumah yang dihuni 123 kepala keluarga (KK) rusak berat dan ringan.

Pemukiman warga terdampak pergerakan tanah itu dekat tebing yang longsor pada Selasa pekan lalu. Jarak antara rumah warga yang paling jauh dengan lokasi longsor itu sekitar 150 meter.

Di lokasi terjadinya longsor, tanah terlihat retak pada bagian bibir tebing yang letaknya sekitar 10 meter dari rumah warga terdekat. Ratmi (55), warga RT 2 RW 7, Kampung Cihantap, menjelaskan saat terjadi longsor minggu lalu itu dia sempat merasakan tanah seperti bergetar.

“Waktu itu ibu rasakan rumah goyang-goyang pas ada kejadian, pagi-paginya kata suami ada longsor di bawah. Ini rumah retak, kamar mandi serasa mau terbalik. Terus tempat tidur ibu terbelah dindingnya,” kata Ratmi di kediamannya.

Ratmi dan keluarganya waswas. Dia tak bisa tidur nyenyak lantaran pergerakan tanah. Kalau hujan berlangsung lama dan deras, menurut dia, warga setempat sering kali berlari keluar rumah. Mereka mencari tempat aman..

“Jadi ibu takut. Kalau tidur enggak tenang. Takut tertimpa tembok. Jadi kalau hujan nyari yang lebih tenang. Kalau hujan pada lari ke luar soalnya (tanah) suka kayak bergetar,” tutur Ratmi.

Sependapat dengan Ratmi, warga lainnya yaitu Indri (42) mengatakan kalau hujan turun deras dia bersama anak dan suaminya memilih mengungsi ke rumah orang tuanya yang letaknya berdekatan.

“Kalau hujan besar suka pindah ke atas, ke rumah ibu. Tapi kalau hujan kecil, saya di sini saja,” tutur Indri.

Rumah Indri mengalami kerusakan cukup parah pada bagian dinding dan lantai akibat pergerakan tanah. Padahal, menurut dia, rumahnya baru saja dibangun.

“Khawatir tinggal di tempat ini, cuma mau gimana lagi. Waswas kalau turun hujan. Tetangga yang lain juga sama,” ucap Indri.fp01

Most Popular

Recent Comments