Sabtu, Februari 27, 2021
Beranda Berawal dari Tatapan, Nyawa Dedi Melayang Ditikam Tetangganya
Array

Berawal dari Tatapan, Nyawa Dedi Melayang Ditikam Tetangganya

Medan, Faktapers.id – Perkelahian antar tetangga di Jalan Siborongborong Kelurahan Simalungun, Kecamatan Siantar Selatan berujung tewas.

Mirisnya, pembunuhan ini ditenggarai oleh hal sepele.

Pelaku bernama Abdul Gafur (42) menikam dada sebelah kiri korban Dedi Hariono (37), Rabu (14/11/2018).

Saat itu, pelaku Abdul Gafur yang tengah berada di rumah sedang menyantap sarapan pagi di teras rumah rumahnya.

Dedi yang tak terima memberhentikan sepeda motornya.

Ia pun menghampiri pelaku Abdul Gafur yang tengah duduk di teras.

Perkelahian pelaku dan korban pun tak terelakkan lagi. Mereka saling baku pukul selama 10 menit, sampai akhirnya dilerai oleh para tetangga.

“Karena awalnya tatapan. Gak senang pelaku dan berkelahi. Sempat dilerai oleh ibunya dan tetangga. Ketika sudah dilerai, pelaku langsung masuk ke dalam rumah,” ucap Suriadi seorang warga sekitar.

Namun, pelaku yang masuk ke dalam rumah ternyata bertujuan mengambil sebilah pisau.

Pisau itu diselipkannya di belakang punggung. Abdul Gafur kembali keluar rumah dengan berlari untuk menemui Dedi.

Abdul pun menghunuskan pisau ke dada sebelah kiri Dedi. Pisau tersebut masuk hingga dalam menembus jantung Dedi. Dedi pun berteriak minta tolong.

“Setelah dilerai, gapur masuk ke rumah dan mengambil pisau. Setelah ditikan korban minta tolong ke rumah. Kami langsung bawa ke rumah sakit,”ujar Suriadi.

Abdul Gafur yang telah mencabut pisau dari dada Dedi pergi melarikan diri.

Warga menilai perkelahian ini merupakan unsur sakit hati dendam lama.

Kasubbag Polres Siantar Iptu Resbon Gultom mengatakan saat ini tengah mengejar pelaku. Ia membenarkan pelaku menikam di dada sebelah kiri korban, sehingga tewas.

“Korban mau naik sepeda motor. Tiba-tiba datang pelaku langsung menikam dada sebelah kiri,” ujarnya.
Polisi telah mengamankan saksi dan orang tua pelaku untuk dimintai keterangan.

Polisi juga tengah sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Saat ini kita sedang lakukan pengejaran. Penyebab pasti belum ada. Tapi, memang awalnya karena saling tatap,”pungkas Gultom.fp01

Most Popular

Recent Comments