Kamis, Februari 25, 2021
Beranda Ditjen Hubla Pastikan Uji Petik Kapal Selesai Sebelum Penyelenggaraan Posko Angkatan Laut...
Array

Ditjen Hubla Pastikan Uji Petik Kapal Selesai Sebelum Penyelenggaraan Posko Angkatan Laut Nataru 2018/2019

Jakarta, faktapers.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) memastikan kesiapan armada angkutan kapal dalam rangka Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018/2019.

Hal itu disampaikan oleh Dirjen Hubla Agus Purnomo melalui Kepala Bagian Organisasi dan Humas Ditjen Hubla, Gus Rional, Senin (26/11/2018), kepada Harian Fakta Pers dan faktapers.id, di ruang kerjanya.

Gus Rional mengatakan, Ditjen Hubla telah menurunkan tim untuk melaksanakan uji kelaiklautan/uji petik (ramp check) kapal di 14 pelabuhan, yaitu Ambon, Bau Bau, Bitung/Manado, Kupang, Makassar, Merak, Padang Baai, Sibolga, Sorong, Tanjung Pinang, Tarakan, Surabaya, Kali Adem dan Kali Anget.

“Sama seperti Lebaran, Dirjen telah memberikan instruksi agar seluruh jajaran yaitu UPT dan UPP agar melaksanakan uji petik pada Nataru 2018/2019. Uji petik bertujuan untuk memastikan aspek standar kelaiklautan kapal dan keselamatan pelayarannya terpenuhi, serta masyarakat dapat menggunakan jasa transportasi laut dengan aman, selamat, tertib dan nyaman,” ungkapnya.

Gus Rional menjelaskan kapal yang dikategorikan laiklaut dilihat dari kelengkapan kapalnya, mulai dari kelengkapan dokumen, keamanan yang terjamin, kelengkapan kapal seperti life jacket, peralatan keselamatan dan kelengkapan navigasi untuk menjamin keselamatan.

“Ada 52 pelabuhan yang diperkirakan akan mengalami lonjakan penumpang. Untuk itu, Ditjen Hubla harus memastikan kesiapan kapal-kapal disana dengan melakukan uji kelaiklautan kapal. Uji kelaiklautan tersebut dilaksanakan oleh UPT di pelabuhan tersebut yang memiliki marine inspector,” ujar Gus Rional.

Selain UPT, sambung Gus Rional, Ditjen Hubla juga mengirimkan tim dari pusat namun secara acak (random). Uji kelaiklautan kapal dipastikan selesai dilakukan sebelum penyelenggaran posko angkutan laut Nataru pada tanggal 18 Desember 2018 s.d 8 Januari 2019.

“Keselamatan itu adalah tanggung jawab bersama, bukan cuma regulator dan operator, masyarakat juga harus sadar akan hal itu. Misalnya, kalau kapal sudah penuh, jangan memaksakan naik dan harus pakai life jacket. Kalau belum dapat, harus minta kepada operator. Itu hak penumpang dan kewajiban bagi operator,” pungkasnya. kls

Most Popular

Recent Comments