Sabtu, Februari 27, 2021
Beranda DPR Dorong Polri dan BNN Rehab 24 Persen Pengguna Narkoba
Array

DPR Dorong Polri dan BNN Rehab 24 Persen Pengguna Narkoba

Jakarta, faktapers.id – Data Badan Narkotika Nasional (BNN) yang menyebutkan 24 persen dari total keseluruhan penyalahgunaan narkotika dialami pelajar. Terkait hal itu Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mendorong kepolisian dan BNN lakukan rehabilitasi.

“Terkait data BNN yaang menyebutkan 24 persen dari total penyalahgunaan narkoba adalah pelajar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama dengan BNN lakukan penyuluhan mengenai bahaya dari penyalahgunaan narkotika di sekolah-sekolah (SD, SMP, SMA/SMK) kepada guru, terutama guru Bimbingan Konseling (BK), dan siswa-siswi, sebagai bentuk antisipasi pencegahan di lingkungan sekolah,” seru politisi Golkar yang akrab disapa Bamsoet itu di Jakarta, Jumat (23/11).
Ia pun menegaskan, DPR mendukung pernyataan Pemerintah tentang Indonesia darurat narkotika dengan ikut memerangi perdagangan narkotika secara masif serta berkomitmen untuk berperan aktif dan jihad melawan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
“Mendorong BNN dan Kepolisian untuk menindak tegas pihak yang terlibat serta mengusut tuntas dan menindak tegas jaringan peredaran narkotika sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” cetus Bamsoet.
Kepada Kepolisian RI dan Badan BNN, ia pun mendorong melakukan pembinaan dan rehabilitasi terhadap mereka yang pemakai dan ketergantungan atau kecanduan menggunakan narkotika, guna pemulihan dari ketergantungan atau kecanduan narkotika.
“Pihak Kepolisian bersama BNN untuk meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan pengawasan terhadap beredarnya narkotika dengan melakukan razia secara berkala, terutama di lingkungan sekolah,” serunya lagi.
“Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama dengan BNN untuk meningkatkan pengawasan dan segera memblokir serta mengusut situs-situs atau konten di internet (baik website maupun media sosial) yang melakukan transaksi jual-beli narkotika,” lanjut Bamsoet.
Tak hanya itu, mantan Ketua Komisi III DPR itu juga mendorong masyarakat, terutama guru dan orangtua, agar berkoordinasi dengan BNN guna memahami baik alur peredaran narkotika sampai kepada ciri-ciri fisik anak pemakai bahkan yang sudah ketergantungan narkotika, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap pengaruh pergaulan di lingkungan maupun dari internet, guna meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap murid-murid di sekolah dan anak-anak di rumah.
“Seluruh masyarakat untuk bersatu dalam memerangi narkotika dengan berperan aktif melaporkan kepada Kepolisian, BNN, atau pihak berwajib apabila di lingkungannya terdapat aktivitas yang mencurigakan seperti adanya produksi narkotika atau pengedar narkotika, dan meminta para orang tua untuk menjaga dan meningkatkan pengawasan kepada anak-anaknya,” demikian Bamsoet. oss

Most Popular

Recent Comments