Kamis, Maret 4, 2021
Beranda IPC Mengajar, Dani Rusli: Pelabuhan Membutuhkan SDM Berkualitas
Array

IPC Mengajar, Dani Rusli: Pelabuhan Membutuhkan SDM Berkualitas

Pontianak, Faktapers.id – Sebagai salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II merasa perlu mendukung dan peduli terhadap dunia pendidikan masyarakat Indonesia. Dukungan dan kepedulian itu diberikan melalui bantuan sarana pendidikan kepada sekolah-sekolah, beasiswa kepada siswa dan kegiatan mengajar yang sudah digencarkan selama 5 (lima) tahun terakhir.

Untuk tahun ini, Pelindo II atau IPC melalui program IPC Mengajar dengan tema ‘IPC Goes to Campus’ mendatangi perguruan tinggi ke beberapa daerah untuk memberikan pemahaman dan informasi mengenai perkembangan maritim khususnya di sektor kepelabuhanan.

Seperti di Universitas Tanjungpura (UNTAN), Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), kurang lebih 1.500 mahasiswa/mahasiswi beserta staf pengajar dari 9 (sembilan) fakultas sangat antusias mengikuti kegiatan IPC Mengajar, hingga memadati auditorium Kampus UNTAN, pada Kamis (15/11/18).

Pada kegiatan ini, turut hadir Direktur Teknik dan Manajemen Resiko (TMR) IPC, Dani Rusli Utama, Kepala Biro Perencanaan Kerjasama & Humas (BPKHM) UNTAN, Rien Pantekostani serta perwakilan dari IPC Group yaitu General Manager IPC Cabang Pontianak, Adi Sugiri dan Direktur Utama PT Pengerukan Indonesia (Rukindo), Hadi Syafitri.

Kepala BPKHM UNTAN, Dra. Rien Pantekostani, Msi, mengucapkan terima kasih dan bangga dapat bekerjasama dengan IPC. Saat memberikan sambutan, Rien mendorong para anak didiknya agar sebaik mungkin mendengarkan kuliah dan paparan yang diberikan.

Rien berharap, para mahasiswa/mahasiswi yang berprestasi dapat bergabung di IPC dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni demi membangun Indonesia melalui sektor kepelabuhanan.

Pada kuliah umum yang diberikan oleh Direktur TMR IPC, Dani Rusli Utama, IPC memberikan materi seputar kepelabuhanan, mulai dari sejarah pelabuhan, proses barang dari kapal hingga ke masyarakat, hingga fungsi strategis pelabuhan sebagai jalur perdagangan, bisnis, tantangan serta solusi bagi dunia maritim dan logistik Indonesia.

“IPC sudah melakukan kegiatan IPC Mengajar ke beberapa daerah seperti Tanjung Pandan-Belitung, Palembang dan Banda Aceh, dan kali ini hadir di kota Pontianak. Tujuannya adalah memberikan motivasi, informasi dan kesempatan kepada masyarakat mempunyai pengetahuan yang lebih dari pelaku usaha khususnya BUMN.

Di kampus ini, yang saya lihat antusiasme tinggi para mahasiswa/mahasiswi dan berbagai pertanyaan yang diajukan, saya yakin sekali UNTAN memiliki potensi yang luar biasa kedepannya untuk membangun Provinsi Kalimantan Barat,” ungkap Dani Rusli.

Menurut Dani Rusli, untuk bisa membangun pelabuhan yang berkualitas tidak hanya bicara infrastruktur saja namun ekosistem, salah satunya pengembangan melalui SDM. Diharapkan SDM yang tersedia untuk mengelola segala infrastruktur di dalam pelabuhan adalah SDM yang berkualitas, kalau bisa masyarakat Kalbar sendiri. Dani juga optimis, UNTAN sebagai institusi terkemuka di Kalbar, bisa menyediakan SDM-SDM yang berstandar nasional bahkan internasional.

Mengenai kerjasama dengan UNTAN, Dani mengatakan bahwa pihaknya (IPC) sudah bekerjasama sejak beberapa tahun lalu, seperti fasilitas, desain, supervisi dan jasa konsultan. Ke depan, pihaknya juga masih membutuhkan kerjasama yang lain, seperti penyediaan SDM, khususnya dalam hal analisis, penelitian dan lain-lain.

Dalam kegiatan IPC Mengajar ini, IPC juga memberikan bantuan dana pendidikan bagi 25 mahasiswa/mahasiswi berprestasi sebesar 50 juta rupiah serta bantuan sarana atau fasilitas pendidikan di Universitas Tanjungpura berupa komputer yang diserahkan kepada UNTAN.

Seorang mahasiswi penerima dana bantuan pendidikan, Titania, dari fakultas Ekonomi dan Bisnis mengatakan dirinya senang dan mengucapkan terima kasih kepada IPC. Titania mengaku dalam benaknya, pelabuhan itu ibarat terminal bus lokal yang mengantar penumpang atau barang antar kota dan provinsi. Namun setelah mendapat kuliah umum IPC Mengajar, dirinya baru tahu bahwa pengetahuan akan pelabuhan itu sangat luas.

Selain memberikan bantuan dana dan sarana pendidikan, IPC juga memeriahkan acara pada sesi tanya jawab dengan hadiah 5 (lima) unit handphone serta berbagai souvenir menarik lainnya. kls

Most Popular

Recent Comments