Kamis, Februari 25, 2021
Beranda Kabupaten Lebak Pastikan Bebas Penyakit African Swine Fever
Array

Kabupaten Lebak Pastikan Bebas Penyakit African Swine Fever

Lebak, Faktapers.id – Kabupaten Lebak, Provinsi Banten hingga saat ini masih terbebas dari penyakit African Swine Fever (ASF) yang menyerang ternak babi peliharaan maupun babi liar sebagaimana telah menjadi wabah di China.

“Meski kita terbebas penyakit ASF, namun kita harus tetap waspada,” kata Sekretaris Dinas Peternakan Pemerintah Kabupaten Lebak Ignatius Rosmantoro di Lebak, Jumat (23/11).

Selama ini, populasi ternak babi belum ada yang dikembangkan di daerah itu, baik milik masyarakat maupun perusahaan swasta.

Namun, kata dia, populasi babi hutan masih ada di daerah itu meskipun jumlahnya relatif kecil.

Merebaknya penyebaran wabah ASF di China, kata Ignatius Rosmantoro, karena jumlah populasi babi terbesar di dunia, hingga 400 juta ekor.

Bahkan, kata dia, wabah itu ditemukan awal Agustus 2018 sudah 13 provinsi di China.

“Kami yakin pemerintah pusat mampu melakukan pencegahan penyakit ASF agar tidak masuk ke Indonesia,” kata dia.

Menurut dia, walaupun usaha peternakan babi di Kabupaten Lebak tidak ada, namun jumlah konsumen peminat daging babi ada di daerah itu.

Kebanyakan konsumen daging babi itu warga keturanan Tionghoa yang tinggal di daerah setempat. Mereka mendapatkan pasokan daging babi dari sejumlah daerah sekitarnya, seperti Tangerang dan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

Sejauh ini, kata dia, populasi babi di Indonesia yang berjumlah delapan juta ekor lebih dapat dilindungi dari ancaman ASF.

“Kita tetap mewaspadai ancaman penyakit ASF, karena populasi babi di Tanah Air ada,” ujar dia.fp01

Most Popular

Recent Comments