oleh

Kapolda: Ada Oknum Menolak Pembentukan Polsek Mapenduma

-Daerah-350 views

Timika, Faktapers.id – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Irjen Polisi Martuani Sormin mengakui ada oknum tertentu yang menolak rencana pembangunan Kepolisian Sektor (Polsek) di Mapenduma, Kabupaten Nduga.

“Memang ada sebagian kecil yang menolak kehadiran TNI dan Polri di sana. Tapi kami pastikan bahwa yang sebagian kecil itu hanyalah oknum, bukan masyarakat yang menolak kehadiran TNI dan Polri,” kata Irjen Martuani di Timika, Jumat.

Ia mengatakan jajarannya juga telah meningkatkan status Pos Kepolisian di Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga menjadi Polsek.

“Kami sudah mengisi personelnya, mungkin sekarang masih kurang, nanti akan segera ditambah,” kata jenderal bintang dua itu.

Sebagaimana di Mapenduma, Polda Papua juga merencanakan pembangunan Polsek di Mumugi.

Pembentukan Polsek yang diperkuat dengan penambahan anggota Polri di tiga wilayah itu guna mengantisipasi tingginya kerawanan gangguan kamtibmas oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB).

“Personel yang masih kosong itu di Nduga (Kenyam), Mapenduma dan Mumugi. Makanya kami minta perkuatan dari Koorps Brimob Polri untuk ditempatkan di daerah-daerah itu. Kalau di Ilaga (ibu kota Kabupaten Puncak), kekuatan kami sudah mengantisipasi gangguan dari KKB yang ada di wilayah itu,” jelas Irjen Martuani.

Beberapa waktu lalu, Bupati Nduga Yarius Gwijangge menemui Kapolda Papua Irjen Polisi Martuani Sormin di Jayapura untuk meminta segera dibentuk Polres Nduga di Kenyam.

Bupati Nduga Yarius Gwijangge berjanji akan membantu sepenuhnya pembangunan Polres Mapolres Nduga dan Polsek Mapenduma dengan menandatangani surat pelepasan tanah adat.

“Saya sudah tanda tangan surat pelepasan tanah itu dan sedikit-sedikit sudah mulai dilakukan pembersihan, walau sebagian besar masih hutan,” kata Yarius belum lama ini di Jayapura.

Bupati Nduga mendukung penuh langkah Polda Papua menumpas kelompok bersenjata yang sering berulah di daerahnya.

“Palaku kekerasan di Mapenduma harus ditangkap dan dilakukan penindakan hukum. Saya hanya ingin secepatnya ada Polres Nduga. Saya sudah bosan dan pusing dengan kelompok ini dan harus ada dukungan dari keamanan. Pemerintah dan aparat keamanan dapat berjalan bersama dalam mengatasi permasalahan yang terjadi di Nduga,” ucap Yarius.fp01

Komentar

News Feed